Pemko Tanjungpinang Tiadakan Gerak Jalan Kategori 45 Km, Syahrul: Lebih Banyak Mudaratnya

Kategori gerak jalan ini biasa dimasukkan dalam trilomba juang gerak jalan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

Pemko Tanjungpinang Tiadakan Gerak Jalan Kategori 45 Km, Syahrul: Lebih Banyak Mudaratnya
TRIBUNBATAM/M IKHWAN
Peserta Gerak Jalan Proklamasi Kategori 17 KM di Tanjungpinang, Selasa (23/8/2016) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tahun ini meniadakan perlombaan gerak jalan kategori 45 kilometer.

Kategori gerak jalan ini biasa dimasukkan dalam trilomba juang gerak jalan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul, Kamis (18/07/2019).

Perubahan Sikap Nathania Purnama, Anak Ahok dan Veronica Tan, Belum Terima Puput Nastiti Devi

Mampu Produksi 400 Liter per Detik, Waduk Sei Gong Diresmikan Hari Ini

Mampu Produksi 400 Liter per Detik, Waduk Sei Gong Diresmikan Hari Ini

Beredar Video Anggota TNI Dikeroyok Puluhan Orang hingga Berdarah-darah, Komandan Angkat Bicara

"Ayah sampaikan tidak diselenggarakannya gerak jalan tersebut atas masukan berbagai pihak juga," kata Syahrul.

Dia menambahkan, selain rute jalan yang lumayan jauh, kategori gerak jalan 45 kilometerbjuga biasa dilaksanakan mulai malam hari, hingga pagi hari.

Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul menghadiri acara Indonesia International Smart City Expo dan Forum (IISMEX) 2019.
Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul menghadiri acara Indonesia International Smart City Expo dan Forum (IISMEX) 2019. (Istimewa)

"Kita juga sudah melihat perbandingan manfaat dan mudaratnya. Dari berbagai masukan dan usulan dari masyarakat lebih banyak mudaratnya. Apalagi para orang tua yang khawatir anaknya keluar dari malam hingga siang hari," ujar Syahrul.

Syahrul juga menyebutkan, peniadaan gerak jalan 45 kilometer tersebut bukan hanya khusus Kota Tanjungpinang saja.

Kabupaten/Kota lainnya juga tidak melaksanakannya.

Kisah Saat Tim Kopassus Hendropriyono Dikepung, Alasan Sintong Tolak Kirim Helikopter Bantuan

Polda Jatim Gerebek Pesta Tukar Pasangan, Pelaku Tanpa Busana Marah saat Disergap

Kabinet Jokowi Terbaru, Luhut Panjaitan Terdepak Digantikan Surya Paloh? Ini Jawaban Istana

Gedung Animasi Kyoto Jepang Dibakar, 33 Orang Tewas Terpanggang, Sebelum Beraksi Pelaku Teriak: Mati

"Ayah dapat informasi, Kabupaten/Kota itu juga tidak melaksanakan," sebut Syahrul.

Walapun gerak jalan 45 kilometer ditiadakam, untuk gerak jalan kategori 8 dan 17 kilometer masih tetap akan dilaksanakan.

"Masih kita laksanakan. Bagaimana aturan teknisnya nanti, Dispora Kota yang menyusunnya," kata Syahrul. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved