HEADLINE TRIBUN BATAM

Zonasi Pesisir Kian Mendesak, Amsakar: Pemko Tak Pernah Dilibatkan

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) ramai diberitakan belakangan ini.

Zonasi Pesisir Kian Mendesak, Amsakar: Pemko Tak Pernah Dilibatkan
wahyu indri yatno
halaman 01 tb 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) ramai diberitakan belakangan ini.

Apalagi semenjak kasus hukum yang dialami Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun mencuat.

Dimintai tanggapannya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan soal zonasi pesisir dan pulau-pulau kecil ini berada di Provinsi Kepri.

Pemerintah Kota Batam dikatakan belum pernah dilibatkan dalam pembahasan.

"Kalau tak salah, belum pernah dibahas dengan kami. Kecuali sekali pernah hadir, waktu Pak Lambok dari Kementerian Kelautan hadir. Tapi betul-betul masih pembahasan awal," kata Amsakar, usai menghadiri peresmian hanggar perawatan pesawat udara di Politeknik Negeri Batam, Kamis (18/7/2019).

Setelah itu tidak ada lagi. Menurut Amsakar, jika ranperda ini akan disahkan sebagai perda, dalam pembahasannya akan meminta masukan dari kabupaten/kota se-Kepri.

Wilayah mana saja yang akan dilakukan pengembangan-pengembangan.

Jalanan Batam Terancam Macet, Jumlah Kendaraan Baru Tiap Tahun Terus Bertambah

Mobil Milik Rustam Warga Sagulung Batam Dibakar Orang Tak Dikenal

Lowongan Kerja BUMN PT Antam Buka Loker Besar-besaran, Ini Syarat & Link Daftar Online

BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Perusahaan di Batam Center, Ini Sebabnya!

Dari Pemko Batam, diakui sebetulnya ada satu wilayah yang diusulkan ke provinsi untuk direklamasi. Lokasinya berada di Nongsa dan tujuannya untuk pengembangan wisata.

Namun dengan kondisi yang terjadi saat ini, menurut Amsakar, hal itu tidak dapat dilakukan.

"Kalau dari RZWP3K, tepi pantainya belum ada zonasi yang disepakati, belum ada regulasi, ya sulit untuk dibangun," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved