Anggota TNI Kenakan Loreng Dikeroyok, Danrem Marah Besar & Permintaan Khusus ke Polisi 

Danrem Marah Besar pasca anggotanya dikeroyok dan dipukuli dengan kayu oleh puluhan orang yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari

Anggota TNI Kenakan Loreng Dikeroyok, Danrem Marah Besar & Permintaan Khusus ke Polisi 
Tribun Medan
Kolase foto Kolonel Arh Elphis Rudy dan puluhan pelaku pengeroyok anggota TNI 

Polisi dari Brigade Mobile (Brimob) Polda Jambi dan TNI sekira 24 personel telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Puluhan personel dari Mapolres Batanghari juga dikerahkan menuju lokasi.

Profil Arswendo Atmowiloto, Sastrawan Senior Kelahiran Surakarta, dari Penulis hingga Skenario Film

Akhirnya, Penipu Lewat Telepon dengan Modus Anak Kecelakaan Diringkus Polisi

Soal Kabar Potensi Gempa 8,8 SR dan Tsunami 20 Meter, BMKG: Belum Dapat Diprediksi

Bolehkan Patungan Hewan Qurban saat Hari Raya Idul Adha? Berikut Hukum & Aturannya

Kabag Ops Polres Batanghari, Kompol Ahmad Bastari Yusuf, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar tersebut.

Anggota Polres Batanghari menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Kami dikirim hanya untuk melakukan pengecekan lokasi. Tapi untuk pengamanan tetap Polres Tanjab Barat," jelasnya.

Pentolan Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yakni Muslim Cs berhasil diamankan aparat Polda Jambi, Kamis (18/7) sekira pukul 17.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnandi, mengatakan Muslim dan 45 orang lain, termasuk istrinya, diamankan dari lokasi.

"Iya semuanya ada 45 orang yang ditangkap, sekarang sudah dibawa ke Mapolda Jambi termasuk Muslim," kata dia.

Lebih lanjut, petugas juga mengamankan senjata rakitan yang diduga digunakan untuk menyerang dan melakukan pemberontakan.

"Puluhan senjatanya juga sudah kita amankan untuk barang bukti," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved