Begini Tips Terhindar dari Penipuan Berkedok Program Travel Online

tips agar terhindar dari penipuan berkedok program poin travel online.

Begini Tips Terhindar dari Penipuan Berkedok Program Travel Online
Traveloka
Traveloka 

TRIBUNBATAM.id - Kasus penipuan dan penyalahgunaan data pribadidi Pontianak berhasil dibongkar oleh pihak kepolisan.

Lebih dari 100 warga menjadi korban kasus berkedok program poin Traveloka itu dengan iming-iming Rp 100.000 untuk warga yang mau memberikan data KTP-nya.

Data warga digunakan pelaku untuk untuk membuat akun di Traveloka dan mengajukan pembelian tiket pesawat serta hotel secara kredit.

Akibatnya para korban didatangi oleh pihak bank dan mendapatkan tagihan pinjaman bank. Padahal mereka tidak pernah meminjam uang ke bank.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengatakan, tiket-tiket pesawat dan hotel itu kemudian jual oleh pelaku kepada warga melalui Facebook dengan harga yang lebih murah.

Saldo Nasabah Mandiri Error, Bank Mandiri: Kami Mohon Maaf dan Kami Pastikan Rekening Nasabah Aman

Soto Bogor Gurihnya Bikin Tambah Nasi, Contek Resepnya

Bunga BI Turun, Inilah Saham - saham yang Menarik untuk Investasi

Persaingan Bisnis Pom Bensin Semakin Ketat

 

Traveloka sudah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengadakan program tersebut. Masyarakat pun diminta untuk lebih waspada dengan tawaran program yang mengatasnamakan Traveloka.

Agar kasus serupa tidak terjadi lagi, Senior Vice President of Payment Product Traveloka Stefani Herlie memberikan tips agar terhindar dari penipuan berkedok program poin travel online.

Berikut tipsnya:

1. Jangan pernah memberikan identitas diri (KTP) Anda kepada orang tidak dikenal karena tergiur iming-iming hadiah atau imbalan uang. Data Anda dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. 

2.  Jangan pernah memberikan akun dan password Anda kepada orang tidak dikenal.

3. Jika tiba-tiba menerima SMS berisi one time password (OTP),  jangan memberikan OTP tersebut kepada siapa pun.

4. Jangan lupa melakukan sign out sehabis melakukan transaksi online terutama bila dilakukan menggunakan fasilitas desktop atau telepon genggam milik orang lain

5. Segera melakukan pemblokiran kartu kredit atau debit bila dirasakan ada transaksi yang mencurigakan.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved