Kisah Ayah Ani Yudhoyono Marahi Kopassus Muda Saat Tumpas PKI, Gara-gara Soal Rekaman

Ketika itu Sarwo Edhie Wibowo tengah menjabat sebagai kompandan RPKAD (sekarang kopassus), dan diperintahkan oleh Soeharto untuk merebut RRI pusat dar

Kisah Ayah Ani Yudhoyono Marahi Kopassus Muda Saat Tumpas PKI, Gara-gara Soal Rekaman
Kolase Tribunnews dan Wikipedia
Sarwo Edhie Wibowo Ayah Ani Yudhoyono (kanan) 

TRIBUNBATAM.id - Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, ayah dari almarhumah Ani Yudoyono,  pernah memarahi seorang prajurit kopassus muda gara-gara rekaman

Seperti dilansir dari buku 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto, prajurit kopassus muda yang kena marah Sarwo Edhie Wibowo tak lain adalah Sintong Panjaitan.

Ketika itu Sarwo Edhie Wibowo tengah menjabat sebagai kompandan RPKAD (sekarang kopassus), dan diperintahkan oleh Soeharto untuk merebut RRI pusat dari tangan PKI.

Kronologi Lengkap Penangkapan Nunung & Suami, Berawal dari Laporan Masyarakat

Sejak Liburan Lebaran, Harga Cabai Merah Tetap Rp 90 Ribu per Kilogram, Pedagang Tak Mau Jual Banyak

Ditangkap Karena Kasus Narkoba, Nunung Tak Lagi Ikut Syuting Ini Talkshow, Tanggapan Pihak NET TV

INI Ramalan Zodiak Sabtu 20 Juli 2019 Cancer Fokus Kerjaan, Libra Sentimen, Leo Baper

 

Peleton 1 pimpinan Sintong pun langsung melaksanakan perintah tersebut

Setelah peleton 1 mendekati RRI pusat, menggema tiga tembakan senapan AK-47 dari prajurit kopassus, sehingga membuat orang-orang berseragam hijau lari

Anggota peleton 1 Kopassus pimpinan Sintong langsung menguasai gedung RRI pusat

Kemudian Sintong melaporkan kalau RRI pusat sudah berhasil direbut Kopassus

Sarwo Edhie Wibowo yang mendengar laporan Sintong tiba-tiba marah sekali

"Apa? RRI pusat sudah diduduki? coba kamu perikasa semua ruangan dulu. Itu aktivitas mereka masih di dalam!" kata ayah Ani Yudhoyono itu dengan nada marah

Sintong pun bingung, semua ruangan sudah diperiksa tapi tak ada seorangpun

Sintong kemudian melapor untuk yang kedua kalinya kalau semua ruangan sudah dicek tapi tak ada seorangpun

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved