Tanjungpinang Terkini

50 Warga Tanjungunggat Mengungsi. Kayu Are Terbakar Lalu Tumbang dan Menimpa 10 Rumah

Kerusakan rumah warga juga bervariasi. Ada yang rusak total hingga rata tanah. Secara keseluruhan mengalami kerusakan berat

50 Warga Tanjungunggat Mengungsi. Kayu Are Terbakar Lalu Tumbang dan Menimpa 10 Rumah
TRIBUNBATAM.id/Wahib Wafa
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah warga di Tanjungunggat usai jatuhnya kayu are, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG - Kayu are terbakar di Tanjungunggat tumbang menimpa 10 rumah warga. Sejumlah kepala keluarga diungsikan di lapangan fasilitas umum (fasum).

Dari 10 Kepala Keluarga ini, jumlah warga yang diungsikan mencapai 50 orang mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Imah adalah seorang warga menyebutkan kejadian itu pada subuh pukul 04.00 WIB pagi tadi. Diawali dengan tumbangnya dahan pohon are atau beringin ini menimpa atap rumah warga.

Tanjungpinang Run 10k Tahun 2019, 200 Pelari Mendapat Medali Finisher. Pendaftaran Secara Online

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Juventus vs Tottenham Hotspur di ICC 2019 Singapore Malam Ini

Ini Nama yang Sudah Disiapkan Ahok dengan Puput Bila Dikaruniai Anak Laki-laki

"Tiba-tiba suara kayu patah kena atap warga. Saya keluar sama ponakan Sam cucu ini. Gak taunya api dah besar," ujar Imah korban pohon tumbang, Minggu (21/7/2019).

Kerusakan rumah warga juga bervariasi. Ada yang rusak total hingga rata tanah. Secara keseluruhan mengalami kerusakan berat.

Pantauan Tribunbatam.id hingga sore pukul 16.00 WIB tim pemadam kebakaran mulai menyelesaikan pemadaman. Meski ditengah pohon tersebut masih mengeluarkan kepulan asap tebal.

"Ini udah selesai tinggal selesaikan batang pohon yang berserak. Dan bersih bersih rumah warga yang terkena timpa," kata kepala satuan Satpol-PP kota Tanjungpinang Hastoni.

Nampak masyarakat gotong royong memindahkan patahan kayu. Puing-puing rumah yang terkena timbunan kayu satu persatu dipindahkan.

"Ia ini nanti pak wali mau lihat pengungsi. Ini baru selesai beres-beres pasang tenda," ungkapnya.

Para korban nantinya akan menerima bantuan pemulihan rumah dan secara logistik kebutuhan sehari-hari menunggu rumah mereka dibenahi pemerintah. (wfa)

Penulis:
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved