Breaking News:

IHSG Diprediksi Menguat Lagi di Awal Pekan, Begini Kata Analisis

IHSG diprediksi masih akan menunjukkan performa positif dan bergerak di garis hijau pada perdagangan esok hari, Senin (22/7/2019).

Editor: Rio Batubara
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pengunjung mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017) 

TRIBUNBATAM.id - Setelah ditutup menguat 0,83% ke 6.456,54 pada perdagangan Jumaat (19/7/2019) lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan menunjukkan performa positif dan bergerak di garis hijau pada perdagangan esok hari, Senin (22/7/2019).

Seminggu ke belakang, pergerakan IHSG diwarnai oleh banyak sentimen, seperti sentimen penurunan suku bunga, isu perang dagang yang kembali memanas, pernyataan dovish Federal Reserve, serta neraca perdagangan yang positif.

Jangan Ketinggalan, Ini deretan film Marvel setelah Avengers: Endgame

HP Android 2019 - Spesifikasi Oppo F7 Vs Oppo A3s, Dibandrol di Bawah Rp 2 Jutaan, Pilih yang Mana?

Ramalan Zodiak Besok Senin 22 Juli 2019, Taurus Cinta Tak Berbalas, Gemini Lamaran

BI Pangkas Suku Bunga, Bagaimana dengan Bunga Kredit dan Deposito?

 

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwe dan analis Jasa Utama Capital Sekuiritas, Chris Apriliony memprediksi, esok hari pergerakan IHSG masih akan diperngaruhi oleh sentimen penurunan suku bunga BI sebesar 25 basis point. Sentimen penurunan suku bunga menurut Hans dan Chris masih akan mempengaruhi IHSG hingga hari Selasa (22/7).

Sentimen lain yang perlu diperhatikan bagi pergerakan IHSG esok hari dan sepekan ke depan adalah laporan keuangan emiten kuartal kedua.

Hans memprediksikan esok hari, Senin (22/7) IHSG akan menguat dan berada di level support dengan kisaran 6.377–6.417 sementara resistance berada di kisaran 6.457-6.500.

Hans merekomendasikan beberapa saham yang layak diakumulasikan pada perdagangan esok hari seperti AKRA, BJBR, INCO, dan WIKA.

Chris juga memprediksikan esok hari IHSG akan menguat dan berada di level 6.430-6.485.

Bahkan Chris menuturkan jika laporan keuangan emiten tercatat positif dibandingkan dengan laporan keuangan kuartal yang sama tahun 2018, ada kemungkinan IHSG akan kembali menembus level 6.500.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji merekomendasikan akumulasi beli atas saham-saham RALS, SCMA, dan SMRA.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved