Pemekaran Kecamatan di Kabupaten Anambas, Dokumen Kecamatan Kute Siantan Masih di Biro Hukum Kepri

Dokumen pembentukan Kecamatan Kute Siantan berada di Biro Hukum Provinsi Kepri. Anggota DPRD Kepri Jasril JML mengaku terus berkoordinasi dengan Peme

Pemekaran Kecamatan di Kabupaten Anambas, Dokumen Kecamatan Kute Siantan Masih di Biro Hukum Kepri
Septyan Mulia Rohman.
Massa Kute Siantan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Mereka meminta pemekaran kecamatan segera terwujud. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Dokumen pembentukan Kecamatan Kute Siantan berada di Biro Hukum Provinsi Kepri.

Anggota DPRD Kepri Jasril JML mengaku terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri dan bagian hukum di Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ini dilakukan untuk mengawal proses pemekaran lima desa dimana sebelumnya tergabung di Kecamatan Palmatak.

Lima desa yakni Desa Payalaman, Payamaram, Batu Ampar, Matak dan Desa Teluk Bayur berjuang memekarkan kecamatan baru sejak 2012.

Empat fraksi di DPRD menyetujui Ranperda pembentukan kecamatan itu pada Kamis (9/5) kemarin.

Peringatan Hari Donor Darah, Plt Gubernur Kepri Buka Rangkaian Kegiatan di Batam

Plt Gubernur Kepri Isdianto Kunjungi IKPKR di Bandung, Sebut Pemerintah Butuh Dukungan Masyarakat

Ada Promo Kasur Hingga 70 Persen di Rumah Meubel Batam

Pegadaian Syariah Serahkan Sumbangan untuk Pembangunan Masjid Daarut Tauhid di Batam

Itu setelah ada surat dari Kementrian Dalam Negeri nomor 138.2/1892/BAK pada tanggal 5 April 2019 yang ditembuskan ke Bupati dan Ketua DPRD Anambas.

Dalam surat itu, terdapat pasal pengecualian dengan mempertimbangkan kawasan strategis nasional.

Pasal pengecualian ini dilakukan, karena lima desa ini berada pada satu daratan.

Pulau Tokongbelayar salahsatu pulau terluar di Anambas yang tidak berpenghuni pun menjadi penentu lolosnya kecamatan ini.

Setelah Tertunda, KPU Anambas Agendakan Pleno Penetapan 20 Anggota DPRD

Ketua KPU Tersenyum Saat Ditanya; Siapa Saja Anggota DPRD Anambas

Hasil Bhayangkara FC vs Persipura Jayapura Liga 1 2019, Skor Imbang di Babak Pertama

Transmisinya Renault Kwid Climber yang Unik Memikat Hati Konsumen Wanita di GIIAS 2019

Selain Kute Siantan, dua kecamatan baru yakni Jemaja Barat dan Siantan Utara sudah lebih dulu diresmikan.

Gubernur Kepri dan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Suhajar Diantoro di awal bulan Juli 2019. ‎

Dua kecamatan baru ini baru mendapatkan nomor registrasi sebelum bulan suci Ramadan kemarin.

Sementara, usulan pemekaran kecamatan ini sama-sama diusulkan sejak 2012.

"Sudah naik ke Provinsi. Habis dari situ, baru dikirim ke Jakarta," ujar Jasril saat dihubungi Minggu (21/7/2019) siang. Ketua Panitia Pembentukan Kecamatan Kute Siantan (P2K2S), Sudirman Kasim berharap pembentukan kecamatan baru ini segera terwujud. Ia tidak mengelak, kalau masyarakat 5 desa bertanya paska dua kecamatan itu diresmikan.

"Harapan kami itu saja, tidak pernah berubah. ‎Kami juga ingin gaduh-gaduh. Kalau memang bisa cepat, ya mohon lah dipercepat prosesnya," ujarnya.(tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved