BATAM TERKINI

Pemko Batam Berencana Reklamasi dan Percantik Tempat Wisata di Nongsa

Selama ini, wilayah Nongsa kerap menjadi daerah tujuan wisata, baik dari masyarakat lokal maupun mancanegara. Sehingga Pemko mengusulkan reklamasi.

Pemko Batam Berencana Reklamasi dan Percantik Tempat Wisata di Nongsa
DOK KEMENTERIAN PUPR
Pulau Putri, pulau terluar Indonesia di Kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota Batam punya rencana mereklamasi wilayah Nongsa. Titik yang akan direklamasi, tepatnya berada di depan Pulau Putri.

Nantinya, daratan yang muncul akibat proses reklamasi itu, akan menjadi wilayah penyangga Pulau Putri.

Reklamasi ditujukan untuk kepentingan kepariwisataan di sana. Mengingat selama ini wilayah Nongsa, utamanya Pulau Putri, kerap menjadi tujuan wisata, baik dari masyarakat lokal maupun mancanegara.

Usulan reklamasi wilayah Nongsa, sudah diajukan Pemko Batam ke Pemprov Kepri beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, rencana reklamasi ini, masih sebatas ide awal.

Supaya menjadi wilayah pariwisata, Pulau Putri dihias dan ditata sedemikian rupa. Harapannya, ekonomi masyarakat di daerah Nongsa dapat berkembang lebih baik.

"Usulan reklamasi kita ini di depannya Pulau Putri. Kalau wilayahnya tertata, kan cantik," kata Amsakar kepada Tribun, Jumat (19/7).

Pemko Batam belum dapat bicara banyak soal rencana reklamasi di Nongsa. Termasuk soal besaran anggaran yang diperlukan untuk pengembangan wilayah di depan Pulau Putri itu. Karena saat ini masih sebatas ide awal.

Pemko masih melihat kekuatan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam untuk pengerjaannya. Jika APBD tidak cukup kuat, Pemko akan meminta dukungan anggaran dari kementerian terkait.

Tata Cara Buat Laporan Pengaduan Layanan Lewat Halo BP Batam

INGAT! Bakar Sampah Rumah Tangga Langgar Perda Kota Batam, Ini Dasar Hukumnya!

BLK Kepri Buka 9 Bidang Pelatihan, Ada Las dan Listrik, Perhatikan Jadwal, Syarat dan Ketentuannya

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Tinggi Gelombang di Perairan Bintan dan Tanjungpinang 1,5 Meter

"Nggak ada pemikiran kita ke arah investor," ujarnya, saat ditanya kemungkinan kerjasama dengan investor.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved