BATAM TERKINI

Selain Soal Aset, KPK Juga Soroti Hal Lain Saat Datangi BP Batam, Apa Itu?

Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris mengakui, ada banyak hal yang perlu diselesaikan timnya di Batam, saat kunjungannya, Senin (22/7).

Selain Soal Aset, KPK Juga Soroti Hal Lain Saat Datangi BP Batam, Apa Itu?
TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris mengakui, ada banyak hal yang perlu diselesaikan timnya di Batam, Kepri saat kunjungannya, Senin (22/7/2019).

Tidak hanya soal penyelesaian aset, tetapi lainnya. Termasuk soal lahan.

Hal ini disampaikan Haris, saat ditanyakan Tribun soal penanganan KPK terkait lahan mangkrak di Batam.

Diketahui ada banyak lahan tidur yang kurang dimaksimalkan pembangunannya saat ini.

Padahal Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah memberikan alokasi lahan kepada sejumlah perusahaan.

"Soal lahan, mungkin diproses selanjutnya. Sementara ini, kita selesaikan aset dulu," kata Haris, Senin (22/7) usai pertemuan di BP Batam.

Ia hanya memberi penegasan, dari KPK berharap BP Batam bisa betul-betul kembali ke fungsi utamanya.

Di sini, Haris juga mengingatkan kembali fungsi KPK, terutama di bagian koordinasi dan supervisi pencegahan.

Setiap Hari, Dinas Lingkungan Hidup Batam Angkut 1.000 Ton Sampah Rumah Tangga

Permudah Distribusi Hasil Pertanian ke Batam, Pemko Siapkan Dermaga Roro Baru

Tarif Kirim Jenazah Pakai Pesawat dari Batam Sudah Turun, Cek Tarif di Sini

TERUNGKAP! Ternyata Ini Tujuan KPK Datangi Gedung BP Batam

Tugas utamanya, yakni melakukan mediasi dan fasilitasi serta mendorong supaya BP Batam, Pemerintah Daerah se-Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri, menjalankan good corporate governance--tata kelola pemerintahan yang baik.

"Kita harapkan tak ada lagi korupsi," ujarnya.

Khusus di BP Batam, KPK akan membantu memperbaiki sistem di BP Batam agar betul-betul transparan. Dikatakan, saat ini zamannya era digital. Sudah saatnya, persoalan perizinan dan lain sebagainya, terbuka.

"Kalau di sini (BP Batam), sistemnya sudah berjalan terbuka. Kita bantu agar berlanjut. Yang kurang baik, diperbaiki," kata Haris. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved