3 Hari Sejak Jokowi Sebut Lamun Sira Sekti Aja Mateni, 4 Ketum Parpol Berkumpul, Minus PDIP

Tiga hari setelah Presiden tulis pepatah Jawa 'Lamun sira sekti, aja mateni', sebagian Ketum partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin berkumpu

3 Hari Sejak Jokowi Sebut Lamun Sira Sekti Aja Mateni, 4 Ketum Parpol Berkumpul, Minus PDIP
(KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO)
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Tiga hari setelah Presiden tulis pepatah Jawa 'Lamun sira sekti, aja mateni', sebagian Ketum partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin berkumpul di kantor DPP Nasdem, Senin (22/7/2019).

Hadir Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh sendiri sebagai tuan rumah, minus PDI Perjuangan.

Tulisan Jokowi  'Lamun sira sekti, aja mateni' sarat makna mengenai cara menjalankan kekuasaan. 

Kini Jokowi-Maruf Amin menang Pilpres 2019, otomatis partai politik pengusul Jokowi-Maruf Amin akan menjadi partai pendukung pemerintah.

Di twitter, Jokowi menuliskan 'Lamun sira sekti, aja mateni' di hari yang sama Prabowo bertemu petinggi Gerindra pada pukul 18.20 WIB.

Sedangkan di instagram, Jokowi menuliskannya pada Sabtu (20/7/2019).

Pepatah Jawa itu ditampilkan dalam sebuah gambar bergerak berlatar belakang warna cokelat yang menunjukkan adanya tokoh pewayangan sedang memberikan padi ke sosok petani.

"Zaman sudah semakin maju, tapi kita tetap mengingat pesan-pesan bijak dan agung para leluhur," tulis Jokowi dalam kolom caption.

Dilansir kompas.com, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menjelaskan, "lamun sira sekti, aja mateni" memiliki arti langsung "meski anda sakti, tapi jangan membunuh".

"Tapi bila dialihbahasakan, 'lamun sira sekti, aja mateni' itu artinya, dia punya kekuasaan, tapi tidak lantas kemudian akan bertindak semena-mena," ujar Eko saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved