BATAM TERKINI

Hanya Serang Sapi Bali, Simak Gejala Penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica

Pemeriksanaan kesehatan tambahan hanya berlaku khusus untuk sapi Bali, karena rentan terkena penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica.

Hanya Serang Sapi Bali, Simak Gejala Penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Tiga minggu menjelang hari raya kurban (Idul Adha), 100 ekor hewan kurban sudah terjual dari kandang hewan kurban Habib Aqiqah Batam, Sei Temiang, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peternak sapi di Batam, tepatnya di peternakan hewan Sei Temiang, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri mengeluhkan mahalnya biaya pemeriksanaan tambahan kesehatan sapi. Pasalnya hal tersebut berimbas terhadap harga penjualan.

Pemeriksanaan kesehatan tambahan hanya berlaku khusus untuk sapi Bali, karena rentan terkena penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica.

Harga sapi Bali dari daerah asal paling mahal dibeli oleh peternak di Batam, dalam kisaran Rp 11 juta.

Namun sampai di Batam, peternak menjual sapi Bali di kisaran Rp 15 juta sampai Rp 25 juta.

"Harga naik karena terkena biaya pengiriman, pemeriksaan kesehatan, karantina dan pemeriksaan kesehatan tambahan khusus penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica," kata Habib Saefuddin, Pemilik kandang hewan Habib Aqiqah Batam.

Penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica, hanya menyerang sapi Bali, sementara untuk jenis sapi Limosin dan Simetal penyakit tersebut tidak ada.

Yang dikeluhkan Peternak di Sei Temiang Batam, Pemeriksaan Jembrana dan Septicemia Epizootica, dilakukan di setiap Provinsi.

Sapi Bali Harga Mulai Rp 15 Jutaan, Kurban 2019 Warga Batam Lebih Minati Sapi

Limbah Plastik Segera Dire-ekspor Minggu Ini

Kantor Dishub Kepri Dijaga Polisi Bersenjata Lengkap, Lihat Foto-fotonya

"Jadi kalau kita beli sapi dari Bali, maka pemeriksaan Jembrana dan Septicemia Epizootica, akan dilakukan disetiap provinsi yang dilewati. Ini sangat membebani peternak,"kata Habib.

Tambahan biaya pemeriksaan tersebut membuat para peternak harus menjual harga Sapi bali lebih mahal.

Gejala penyakit Jembrana dan Septicemia Epizootica antara lain, seperti kondisi tubuh lesu dan lemah, suhu tubuh meningkat dengan cepat diatas 41ºC, tubuh gemetar, mata sayu dan berair.

Selaput lendir mata hiperemik (kemerahan), nafsu makan, memamah biak, gerak rumen dan usus menurun sampai hilang disertai konstipasi.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved