Ini permintaan Nyeleneh Amien Rais pada Jokowi, Berikan 45 % Jatah Kursi Pemerintahan untuk Prabowo

Jatah kursi itu, menurut Amien Rais yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini, agar aspirasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 diak

Ini permintaan Nyeleneh Amien Rais pada Jokowi, Berikan 45 % Jatah Kursi Pemerintahan untuk Prabowo
Kolase
Amien Rais mengajukan permintaan bagi-bagi kekuasaan kepada Jokowi 

TRIBUNBATAM.id - Politisi kawakan, Amien Rais kembali membikin usulan.

Kali ini, usulannya nyeleneh alaias tidak pada umumnya.

Usulan itu berupa pembagian kursi kekuasaan di pemerintahan Jokowi-Maruf Amin ke depan.

Jatah kursi itu, menurut Amien Rais yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini, agar aspirasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 diakomodasi oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

BREAKINGNEWS - Kantor Dishub Kepri Dijaga Ketat Polisi, Kabarnya Ada KPK

Kukuhkan Ketua RT/RW, Syahrul: Ketua RT/RW Harus Kenal Warganya, Terutama Warga Baru

Viral Video Harimau Berkeliaran di Jalanan Kampung, Warga Panik, Ada Juga yang Nekat Merekam

Viral Atasi Hipotermia, Pendaki Cewek Disetubuhi di Gunung Rinjani, Basarnas: Itu Ajaran Sesat

Hal itu dijelaskan oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo terkait pernyataan Amien Rais terkait rekonsiliasi dengan pembagian kursi 55:45.

"(Pernyataan Amien Rais) mengakomodasi aspirasi dan perjuangan para pendukung Prabowo, termasuk tentunya jemaah 212," ujar Dradjad saat dihubungi Kompas.com (jaringan SURYA.co.id), Senin (22/7/2019).

Dradjad menjelaskan, usul pembagian kursi dalam pemerintahan sebesar 55:45 mengacu pada persentase perolehan suara pilpres yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dengan demikian, jika sebanyak 45 persen kursi di pemerintahan diberikan kepada kubu Prabowo, maka dukungan terhadap pemerintah menjadi 100 persen.

"Artinya, nanti 55 ditambah 45 sama dengan 100 persen, itu bersama-sama membantu pak Jokowi dan pak Ma’ruf sebagai Presiden dan Wapres," kata Dradjad.

Sementara itu, lanjut Dradjad, platform perjuangan atau aspirasi PA 212 telah masuk ke dalam visi misi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait Pilpres 2019.

Halaman
123
Editor: Aminnudin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved