Paspampres Taiwan Selundupkan 10 Ribu Karton Rokok Setelah Dampingi Presiden dari Luar Negeri

Kepala intelijen Taiwan terpaksa mengundurkan diri gara-gara ulah salah anak buahnya yang menyelundupkan rokok saat mengawal Presiden Tsai Ing-wen.

Paspampres Taiwan Selundupkan 10 Ribu Karton Rokok Setelah Dampingi Presiden dari  Luar Negeri
Taiwan News
Pengawal Presiden berinisial Wu yang diduga menyelundupkan 10 ribu karton rokok saat bertugas 

TRIBUNBATAM.ID, TAIPEI -  Mendapat fasilitas kenegaraan seringkali dimanfaatkan oleh orang-orang sekitar pejabat tinggi negara untuk mencari keuntungan.

Seperti kasus yang membuat malu Taiwan alias China Taipei, dua anggota Paspampres Presiden Tsai Ing-wen, menyelundupkan rokok saat bettugas mendampingi Presiden ke luar negeri.

Saat sedang bertugas menemani Presiden dalam kunjungan kenegaraan ke Liberia, agen yang hanya disebut bermarga Wu dan Chang ini justru kedapatan berusaha menyelundupkan hampir 10.000 karton rokok.

Akibatnya, Kepala Biro Keamanan Nasional Taiwan (NSB), Peng Sheng-chu langsung mengajukan pengunduran dirinya, Senin (22/7/2019), sebagai bentuk tanggung jawab akibat kesalahan anak buahnya itu.

Petugas yang bertanggung jawab atas pengawalan presiden, Chang Chieh dilaporkan telah menyerahkan dirinya ke markas untuk didisiplinkan dan sedang menunggu keputusan pemindahannya ke departemen lain.

Selain itu, sebanyak 10 orang anggota NSB yang berada dalam rombongan Presiden Tsai juga menjalani pemeriksaan terkait penyelundupan itu, demikian dilansir TribunBatam.id dari Taiwan News.

Pada Senin dini hari, pukul 01:25, petugas Bea Cukai mencegat lima kendaraan yang menjadi bagian dari iring-iringan kepresidenan ketika mereka mencoba meninggalkan bandara melalui jalan khusus.

Petugas langsung membawa kendaraan itu ke gudang Kantor Pabean Taipei.

Menurut Administrasi Pabean, petugas menemukan 9.200 karton rokok telah diselundupkan oleh personel NSB di dalam kendaraan, sedangkan 600 rokok tambahan disembunyikan di bagasi di dalam jet kepresidenan.

Kejaksaan Taiwan mengatakan, Wu dan Chang telah ditahan sementara delapan lainnya dibebaskan dengan jaminan.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved