Dua Pekan Jenazah Linda Belum Dikebumikan. Bupati Karimun Sampai Berkordinasi Dengan KBRI Malaysia

Dimana jenazah wanita bernama bernama Jaminah Linda (45) masih berada di sebuah rumah sakit di Negara Malaysia

Dua Pekan Jenazah Linda Belum Dikebumikan. Bupati Karimun Sampai Berkordinasi Dengan KBRI Malaysia
TRIBUNBATAM.id/Humas Pemkab Karimun
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengunjungi rumah Jaminah Linda di Tanjung Berlian, Kundur Utara, Rabu (24/7/2019).

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengunjungi rumah seorang wanita yang diduga menjadi korban pembunuhan di Malaysia.

Saat ini, jenazah wanita asal Tanjung Berlian, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu belum dikebumikan.

Dimana jenazah wanita bernama bernama Jaminah Linda (45) masih berada di sebuah rumah sakit di Negara Malaysia.

Dipalak Saat Bermain Ponsel, Remaja Ini Lapor ke Polisi. Pemalak Ditangkap Dekat Lokasi Kejadian

Jadi Orang Dekat Nurdin Basirun, Juniarto Punya Rumah Mewah dan Dapat Posisi Istimewa di Biro Umum

Pemprov Kepri Bahas Masalah Pajak Air Permukaan Dengan KPK, Sebut Tidak Ada Kesalahan Administrasi

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Linda ditemukan meningal dunia dengan kondisi bersimbah darah. Tubuhnya ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah di jalan Kampung Tali Air, Banting, Selangor, Malaysia pada tanggal 10 Juli 2019. Artinya telah dua pekan, jenazah Linda belum dikebumikan.

Kedatangan Rafiq ke kediaman di Kecamatan Kundur Utara untuk mencari informasi mengenai kepastian kondisi jenazah tersebut.

Hasilnya pihak keluarga menyampaikan kepada Rafiq jenazah Linda masih tertahan di rumah sakit di Malaysia.

Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Karimun, Didi Irawan menyebutkan Bupati Karimun berkordinasi dengan pihak KBRI dalam penyelesaian permasalahan tersebut.

"Yang jelas mau diurus ke Komjen RI sana. Agar jenazahnya dapat dikebumikan secepatnya," kata Didi.

Selain itu, Rafiq juga meminta agar pihak keluarga dapat segera pergi ke Malaysia. Setelah mendengar pemaparan pihak keluarga Rafiq juga memberikan bantuan untuk berangkat ke Malaysia dalam pengurusan disana.

"Nanti semua biaya keluarga berangkat kesana dibantu oleh Bapak Bupati. Lagi diurus bagaimana caranya jenazah itu dikeluarkan dari rumah sakit. Apakah nanti dibawa pulang atau dikuburkan kesana," papar Didi.

Informasi terakhir yang diterima oleh tribunbatam.id, pihak keluarga koban sudah berangkat ke Malaysia. Informasi ini diperoleh tribunBatam.id dari seorang warga Kundur Utara pada Rabu (24/7/2019) sore. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved