Kasus Gubernur Kepri Merambat ke Gratifikasi, KPK Geledah 9 Lokasi di Kepri

Tertangkapnya Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dalam kasus Reklamasi di Pulau Batam membuat Heboh Masyarakat Kepri. Setidaknya sudah 13 hari Gubernur

Kasus Gubernur Kepri Merambat ke Gratifikasi, KPK Geledah 9 Lokasi di Kepri
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua mobil yang terparkir di halaman rumah pribadi milik Gubernur Kepri (non aktif) Nurdin Basirun di Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri, Selasa (23/7/2019). 

Tak hanya Hj Noorlizah, anak-anak Gubernur Nurdin Basirun pun tidak pernah terlihat mendatangi rumah dinas Gubernur.

Sementara di rumah tersebut, suasana lengang.

Di samping rumah dinas tidak terlihat lagi mobil Fortuner hitam Nopol BP 757 yang biasa digunakan Gubernur.

Hanya terparkir mobil Toyota Inova putih Nopol BP 1532 IA, serta enam sepeda motor.

Pantau Tribun, kemarin, Rumah Dinas Gubernur Kepri yang dipolice line usai penggeladahan oleh KPK, kemarin police line sudah dilepas dan sudah bisa dimasuki.

"Memang saat KPK masih di sini gak boleh masuk, karena masih dalam kewenangan KPK memeriksa," ujar seorang pegawai.

Selain rumah dinas gubernur, policeline di dua tempat di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Tanjungpinang juga sudah dicabut, yakni di pintu khusus Gubernur Kepri sebelah kiri bangunan utama kantor Gubernur lantai 1 dan di ruang kerja Gubernur Kepri di lantai lV.

"Masih kosong ruangannya, gak ada aktivitas," ujar petugas Satpol PP.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto masih menempati ruangnnya dan tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengapa tidak menempati ruang kerja gubernur.

"Kan masih ruangan Pak Nurdin itu, saya kan ruangan sendiri. Saya ini Plt hanya menjalankan tugas-tugas saja," ujar Isdianto.

Halaman
1234
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved