BATAM TERKINI

Terganggu dengan Persoalan Ini di Batam, Kepala BP Batam Curhat ke Menkum HAM

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady curhat ke Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoy terkait masalah yang dianggapnya sangat mengganggu di Batam.

Terganggu dengan Persoalan Ini di Batam, Kepala BP Batam Curhat ke Menkum HAM
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady curhat ke  Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoy yang datang ke Batam sebagai Ketua Pokja IV, Satgas Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Kelompok Kerja Penanganan dan Penyelesaian Kasus.

Dalam beberapa kali kesempatan, Edy memang meminta agar Yasonna datang ke Batam dan melihat langsung kondisi yang terjadi.

Edy mengeluhkan soal banyaknya invisible authority, otoritas tak terlihat di Batam.

Tak terlihat di permukaan, tetapi sangat mengganggu di tingkat investasi dan ekspor.

"Saya datang kemari sebagai Ketua Pokja IV untuk penyelesaian masalah investasi dan pengurusan sengketa," kata Yasonna kepada wartawan, Rabu (24/7/2019) di Grand i Hotel.

Ia melanjutkan, ada beberapa isu yang harus diselesaikan di Batam.

Gelap dan Sepi, Taman Makam Pahlawan di Batuaji Batam Jadi Tempat Nongkrong Remaja

Usai Shalat, 3 Kadis Pemprov Kepri Kembali Diperiksa KPK, Jamhur: Hanya Ngobrol Ringan

Tiga Hari KPK Sita Rp 6,1 Miliar, Begini Kronologi dan Pengembangan KPK

Baik itu mengenai floating storage unit (FSU), perantauan terkait Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan beberapa lainnya yang berpotensi menghambat investasi.

"Kami akan selesaikan persoalan ini, kami sudah mengambil langkah-langkah terkait," ujarnya.

Yasonna mengingatkan kembali arahan Presiden RI Joko Widodo.

Segala hal yang berpotensi menghambat investasi harus diselesaikan.

Apalagi untuk Batam, yang sejak awal diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia di wilayah Sumatera.

"Batam sangat dekat dengan Singapura. Jadi persoalan di sini harus diselesaikan," kata mantan anggota DPR RI periode 2004-2009.

Iapun mengajak, pengusaha, seluruh lembaga, instansi dan pihak terkait, bergandengan tangan, bersama-sama mendorong Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui investasinya. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved