Pemerintah Punya Dua Cara Untuk Meningkatkan Jumlah Penghasilan Daerah di Kota Batam

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengatakan Pemerintah Kota Batam sudah melakukan dua hal untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Pemerintah Punya Dua Cara Untuk Meningkatkan Jumlah Penghasilan Daerah di Kota Batam
ist
Sekda Batam, Jefridin saat memberikan sambutan dalam kegiatan Workshop Implementasi Host to Host PBB-BPHTB, Kamis (25/7) di Gedung Wali Kota Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengatakan Pemerintah Kota Batam sudah melakukan dua hal untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Pertama, pemasangan tapping box (alat perekam transaksi) untuk empat jenis pajak, yakni restoran, hotel, hiburan, dan parkir. Kedua, dengan host to host PBB-BPHTB.

"Host to host PBB-BPHTB sudah kita mulai sejak 2013, sejak pertama diserahkan dari pusat ke daerah. Perda kita tahun 2011. Dua tahun kita belajar, dididik penilai BPHTB-nya. Alhamdulillah setelah itu berjalan dan sudah host to host," kata Jefridin, di sela Workshop Implementasi Host to Host PBB-BPHTB, Kamis (25/7) di Gedung Wali Kota Batam.

Ia mengatakan, saat ini APBD Kota Batam belum terlalu besar. Yakni Rp2,85 triliun. Namun yang membanggakan, Rp1,35 triliun di antaranya merupakan PAD.

"Dan yang menyumbang PAD tertinggi itu adalah BPHTB," ujarnya.

88 Kios Liar di Simpang Hutatap Diratakan Oleh Tim Terpadu, Ini Alasannya

Dinobatkan Orang Terkaya di Dunia, Jeff Bezos Habisin Uang untuk ke Luar Angkasa

KEREN, Hotel di Amerika Ini Pamer 40 Pasang Lebih Sepatu Vintage Nike

Smartfren Luncurkan Kartu Perdana Batam, Kuota Internet 4G 60GB hanya Rp 60 ribu

Mantan Kepala Dinas Pendapatan Kota Batam ini mengatakan, BPHTB menyumbang penerimaan ke daerah mencapai Rp240 miliar. Itu pada periode 2015-2016. Kemudian pada 2017 terhadi penurunan akibat pertumbuhan ekonomi yang melemah.

"Alhamdulillah tahun lalu meningkat. Tahun ini target BPHTB kita Rp 380 miliar. Insya Allah akan tercapai," kata Jefridin.

Ke depan, Pemko Batam mulai mengupayakan andalan lain selain BPHTB. Karena tanah di Batam sudah tidak memungkinkan pembangunan baru. Sehingga akan terjadi penurunan BPHTB.

"Idola kita ke depan adalah PBB. Maka PBB ini jadi andalan PAD untuk tahun-tahun berikutnya," ujarnya. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved