Tangkal Hoax, 28 Jurnalis Kepri akan Ikuti Google News Initiative Training Network

Untuk itu, bulan ini Batam berkesempatan menggelar training Google News Initiative Training Network (GNITN) 2019.

Tangkal Hoax, 28 Jurnalis Kepri akan Ikuti Google News Initiative Training Network
Google
Google News Initiative Training Network 

TRIBUNBATAM.id - Kemampuan untuk melakukan verifikasi terhadap informasi menjadi penting dikuasai jurnalis khususnya untuk jurnalis di Kepri.

Untuk itu, bulan ini Batam berkesempatan menggelar training Google News Initiative Training Network (GNITN) 2019.

GNITN akan diselenggarakan pada tangga 26-28 Juli  2019 di Batam.

Fokus GNITN adalah mengasah keterampilan peserta dalam memanfaatkan sejumlah tools online untuk verifikasi online dari beragam informasi yang terindikasi hoax, serta melakukan pengecekan kebenaran rumor yang beredar di dunia maya.

HP ANDROID TERBARU 2019 - Siaap- siap Samsung akan Meluncurkan Galaxy Fold pada Bulan September

Gandeng Perumnas, BTN Tebar Promo Bunga KPR 4,5%

Harga Emas Spot Siang, Kamis (25/7) Ini Masih Turun

Ramalan Zodiak Cinta Besok, 26 Juli 2019, Taurus Sering Mengoda, Virgo Tebar Pesona, Pisces Romantis

 

GNITN merupakan program training dari AJI Indonesia bekerja sama dengan Google News Initiative dan Internews. GNITN dibagi dua kategori, pertama training terbatas untuk jurnalis di Kepri pada tanggal 27-28 Juli 2019.

Sementara sehari sebelumnya atau tanggal 26 Juli 2019, AJI juga memberikan workshop Google News dengan materi serupa untuk mahasiswa, blogger, akademisi dan pegiat NGO di STT Ibnu Sina Batam.

Menurut Ketua AJI Batam, Slamet Widodo, training ini perlu diberikan kepada jurnalis dan juga masyarakat luas (publik).

"Secara umum, publik juga perlu diberikan pemahaman bagaimana mereka seharusnya berhak mendapatkan berita yang bisa dipertanggungjawabkan. Perkembangan teknologi yang begitu cepat memudahkan publik mendapatkan informasi. Namun publik banyak dihadapkan pada disinformasi dan Hoax," kata dia, Selasa, 23 Juli 2019.

Selain itu, kata Dodo sapaan pria berkaca mata ini, bahwa workshop tersebut juga sangat penting diberikan untuk meningkatkan pengetahuan publik dalam memanfaatkan tools Google. Selain itu, dalam training dan workshop ini peserta juga diajak untuk mengumpulkan data fake news maupun hoax untuk dilaporkan ke website Mafindo (https://www.turnbackhoax.id/lapor-hoax/) atau Cekfakta.com.

Batam menjadi kota ke 6 dari 15 kota yang direncanakan AJI Indonesia untuk penyelenggaraan GNITN di tahun 2019. Sebelum Batam, tahun lalu AJI Tanjungpinang lebih dulu menyelenggarakan training tersebut.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved