Camat Gunung Kijang Targetkan Semua Anak Kecamatan Gunung Kijang Miliki KIA, Ini Manfaat KIA

Sosialisasi tersebut dilakukan karena Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bintan sudah mulai menerapkan pembuatan KIA.

Camat Gunung Kijang Targetkan Semua Anak Kecamatan Gunung Kijang Miliki KIA, Ini Manfaat KIA
Tribun Batam
Bupati Bintan Apri Sujadi dan istri, Deby maryanti memberikan bingkisan oleh oleh kepada para santri di Kecamatan Gunung Kijang. 

"Penerapan KIA ini merupakan kebijakan dari Kementrian Pusat, karena itu setiap Disdukcapil sudah mulai menerapkan penertiban KIA melalui tiap kecamatan," pungkas Arif Sumarsono.

Pertemuan Plt. Gubernur Kepri Isdianto, dengan komunitas nelayan Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kamis (25/7) dalam suasana santai dipinggir pantai.
Pertemuan Plt. Gubernur Kepri Isdianto, dengan komunitas nelayan Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kamis (25/7) dalam suasana santai dipinggir pantai. (ist)

Berbicara tentang peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA), banyak yang mempertanyakan soal pembuatan kartu ini.

Sebagian diantaranya juga mempertanyakan tentang prosedur dan waktu pembuatan KIA serta manfaatnya.

Menurut Agus Suparman, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor, pada tahun 2017 pembuatan KIA hanya diberlakukan di 50 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Diantaranya Surakarta, Malang, Yogyakarta, Depok dan Makasar seta Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bantul. Kota dan kabupaten itulah yang ditunjuk pemerintah pusat untuk melaksanakan proyek percontohan pembuatan KIA.

Namun mulai tahun 2018, seluruh pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia sudah harus melaksanakan pelayanan pembuatan KIA.

“Masing-masing pemerintah daerah diminta mengelola kegiatan pembuatan KIA ini secara mandiri,” ungkap Agus.

Untuk itulah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor pada akhir tahun lalu telah mencetak 1.000 keping blangko KIA sebagai persiapan. Mengingat jumlahnya relatif masih sedikit maka penggunannya direncanakan secara terbatas.

Pada tahap awal, blangko KIA yang sudah ada akan dipergunakan untuk mencetak KIA bagi bayi-bayi warga Kota Bogor yang baru lahir mulai tahun 2018.

pemkot bogor

Hal itu dilakukan karena pertimbangan teknis, mengingat KIA bagi bayi dan anak di bawah 5 tahun tidak memerlukan foto. Menurut Kasie Identitas Bidang Kependudukan, Ifti Martini, KIA tersebut nantinya akan disertakan pada saat penyerahan akte kelahiran bayi-bayi tersebut.

“Jadi setiap anak yang baru lahir selain mendapatkan akte kelahiran, juga akan mendapatkan KIA,” jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved