Dinas Kesehatan Anambas Ingatkan Warga Masak Lagi Air SPAM, Ini Bahaya-bahaya Minum Air Mentah

Kesulitan air bersih di Anambas menjadi perhatian Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dinas Kesehatan Anambas Ingatkan Warga Masak Lagi Air SPAM, Ini Bahaya-bahaya Minum Air Mentah
Instagram/seniberjalan
Air Terjun Neraja di Kepulauan Anambas 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kesulitan air bersih di Anambas menjadi perhatian Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

Seruan untuk memasak air agar benar-benar matang terus digalakkan oleh organisasi perangkat daerah tersebut.

Tujuannya adalah memastikan bakteri di air benar-benar ‎mati sehingga aman untuk dikonsumsi.

Potensi penyakit pencernaan semisal diare, termasuk penyakit kulit bisa dialami warga yang tidak menerapkan pola hidup sehat.

Dinas kesehatan menerima informasi mengenai kondisi air bersih yang mengalir ke rumah warga.

Usai Diperiksa KPK, Walikota Batam Singgung Masalah Tambang Pasir Laut

Kesaksian Warga Bandung saat Erupsi Gunung Tangkuban Parahu: Langit Gelap, Semua Panik

Perusahaan BUMN di Karimun Ini Akhirnya Buka Jalan ke Perumahan Warga Setelah Ditutup dengan Tembok

Punya Penghasilan Fantastis, Bocah 6 Tahun Asal Korsel ini Beli Rumah Mewah Seharga Rp 100 Miliar

Air yang berasal dari Sarana Prasarana Air Minum (SPAM) Kecamatan Siantan itu berwarna seperti teh.

Warna air inilah yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi kesehatan warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto saat memimpin Apel Pagi di SMA Negeri 1 Jemaja, Anambas, Kamis (18/7).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto saat memimpin Apel Pagi di SMA Negeri 1 Jemaja, Anambas, Kamis (18/7). (Istimewa)

Namun setelah dilakukan uji terhadap air, Dinas kesehatan Anambas memastikan kalau air tersebut bisa dikonsumsi.

"Contoh air kami ambil dan kami lakukan uji lab.

Kebetulan kami ada alatnya.

Halaman
123
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved