Kapolsek Bintan Utara Pulangkan Anak Punk Asal Kota Batam, Ini Sebenarnya Asal-usul Anak Punk

Kepolisian Polsek Bintan Utara memulangkan sejumlah anak punk dan gepeng yang kerap merasahkan warga Tanjunguban Kabuapten Bintan, Provinsi Kepri.

Kapolsek Bintan Utara Pulangkan Anak Punk Asal Kota Batam, Ini Sebenarnya Asal-usul Anak Punk
Tribunbatam/M Ikhwan
Petugas Satpol PP menasehati sejumlah anak punk yang diamankan dari kawasan Batu 9 Kota Tanjungpinang, Jumat (16/12/2016) 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Kepolisian Polsek Bintan Utara memulangkan sejumlah anak punk dan gepeng yang kerap merasahkan warga Tanjunguban Kabuapten Bintan, Provinsi Kepri, Kamis (25/7/2019).

Pemulangan sejumlah anak punk dan gepeng ini pun difasilitasi Polsek Bintan Utara.

Anak punk asal Kota Batam yang dipulangkan ini ada sebanyak 6 orang dan 3 orang merupakan gepeng.

"Anak punk dan gepeng kita pulangkan kemarin ke kota Batam melalui ASDP Tanjunguban dengan KM Jembatan Kapuas," terang Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur, Jumat (26/7/2019).

Jumhur menjelaskan, pada bulan Juli 2019, ini merupakan kali ke dua Polsek Bintan Utara memulangkan sejumlah anak punk.

"Kalau yang pertama kemarin anak punknya asal Pekanbaru dan kita juga fasilitas untuk pulang ke kampungnya, termasuk anak punk yang baru kita pulangkan ke kota Batam kemarin," ucap Jumhur.

Bank Indonesia : Hingga 25 Juli, Aliran Dana Asing yang Masuk Capai Rp 192,5 Triliun

5 Komisioner Bawaslu Batam Dilaporkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu

Berbeda dengan KPU Anambas, KPU Bintan Justru Belum Tetapkan Caleg Terpilih, Begini Alasannya

TEWAS Ditembak 7 Kali Oleh Rekanya, Ucapan Terakhir Bripka RE : Tolong Antar Anak Saya Sekolah

Jumhur juga memberitahu, alasan dipulangkannya sejumlah anak punk dan gepeng itu, karena banyak masukan atau laporan dari warga bahwa keberadaan mereka dengan mengamen sudah meresahkan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Terkadang juga para anak punk yang datang di Tanjunguban sering tidur di teras toko masyarakat.

Anak Punk yang digiring ke Mako Satpol PP Padang di Jalan Jalan Tan Malaka, Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Jumat (5/7/2019)
Anak Punk yang digiring ke Mako Satpol PP Padang di Jalan Jalan Tan Malaka, Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Jumat (5/7/2019) (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

"Nah karena itu sangat mengganggu kenyamanan warga sehingga sejumlah anak punk dan gepeng kita fasilitasi untuk pulang ke kota asalnya," ujar Jumhur.

Jumhur juga mengimbau dan meminta masyarakat untuk bekerja sama apabila ada kedatangan orang asing, apa lagi sudah meresahkan, diharapkan untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved