MENGUNGKAP Sosok Megawati Soekarno Putri dari Usaha Pom Bensin hingga Penguasa Medan Merdeka Utara

Megawati pernah bercerita, orang yang membujuknya masuk Partai Demokrasi Indonesia (sekarang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) adalah Sabam. Peri

MENGUNGKAP Sosok Megawati Soekarno Putri dari Usaha Pom Bensin hingga Penguasa Medan Merdeka Utara
(KOMPAS/YUNIADHI AGUNG)
Megawati Soekarnoputri 

TRIBUNBATAM.id - Sosok Megawati Soekarnoputri dalam blantika politik sudah tak perlu diragukan lagi.

Namun, bila  tak ada Sabam Sirait, barangkali kita tidak akan melihat sosok Megawati Soekarnoputri di panggung politik nasional.

Sampai dengan 1987, masyarakat tidak pernah mendengar nama Megawati.

Setelah tumbangnya Orde Lama, keluarga Soekarno memilih menghindari panggung dan hidup sebagai masyarakat biasa.

Megawati bersama suaminya adalah pengelola sejumlah pom bensin di Jakarta Sabam adalah politisi senior PDI-P.

Download Musik MP3 Seoul Town Road Lil Nas X RM BTS, Lengkap Official Audio dan Lirik Lagu

Ini Spesifikasi Benelli Leoncino 250 yang Dibandrol Seharga Rp 49,5 Juta

Arema FC vs Bhayangkara FC, Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Sore Ini

Inilah Wasit yang Pimpin Persib vs Bali United, Umuh Muchtar Punya Kenangan Menyakitkan

 

Tahun ini, pria kelahiran Tanjung Balai 13 Oktober 1936 tersebut, baru saja terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019-2024.

Dalam sebuah kesempatan, Megawati pernah bercerita, orang yang membujuknya masuk Partai Demokrasi Indonesia (sekarang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) adalah Sabam. Peristiwanya terjadi sekitar tahun 1980an.

Saat itu, tak ada satu pun keluarga Soekarno yang tampil di kancah politik.

Putra-putri Soekarno membuat kesepakatan pada 1982 untuk tidak berpartisipasi aktif dalam salah satu organisasi sosial politik peserta pemilu. Kesepakatan yang dibuat pada 1982 itu mengacu pada sikap politik Soekarno yang untuk berdiri di atas semua golongan dan partai politik.

Mereka menilai tidak ada organisasi yang meneruskan semangat marhaenisme ajaran Soekarno. Suatu sore di Kemayoran Nah, suatu sore, di pertengahan tahun 1980an, di sebuah restoran di daerah Kemayoran, Sabam bersua dengan Megawati dan almarhum Taufik Kiemas, suami Megawati. Sabam mengajak keduanya berkiprah di PDI.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved