BATAM TERKINI

Video-Walikota Batam Ungkap Pertanyaan KPK saat Bersaksi Kasus Gubernur Kepri, Sebut Soal Pasir Laut

Walikota Batam HM Rudi mengungkapkan pertanyaan KPK saat diperiksa sebagai saksi terkait kasus Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Jumat (26/7/2019).

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sekitar pukul 14.35 WIB, Walikota Batam, Muhammad Rudi, turun dari lantai 3 Mapolresta Barelang, Jumat (26/7/2019).

Orang nomor satu di Batam tersebut meninggalkan ruang pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlokasi di lantai III.

"Tidak sempat sepertinya (berangkat ke Bali)," katanya pertama kali saat awak media meminta tanggapan terkait pemanggilan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rudi mengakui, KPK memberinya beberapa pertanyaan terkait alasan penolakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

"Intinya seputar itu. Yang pasti, saya minta tidak ada penambangan pasir laut di Batam," terangnya.

 Bisa Rusak Alat Elektronik, Warga Protes Bright PLN Batam Matikan Listrik Tanpa Info

 Diperiksa KPK soal Gubernur Kepri, Walikota Batam dan 15 Lainnya Diberi Teh Obeng & Kopi Hitam

 Diperiksa KPK Sebagai Saksi di Mapolresta Barelang, Walikota Batam HM Rudi Dikawal Ketat

Selain itu, Rudi kembali mengingatkan, ia hanya menolak penambangan pasir laut di Batam, bukan terkait reklamasi pantai.

Disinggung mengenai alasannya menolak, Rudi mengatakan, dirinya telah menjawab pertanyaan ini beberapa waktu lalu.

"Kan sudah?" terangnya.

Tepat pukul 14.40 WIB, Rudi meninggalkan Mapolresta Barelang. 

Ikut Dipanggil KPK

Halaman
1234
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Wahyuindrian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved