Breaking News:

GEMPAR, Pistol Anggota Patwal Meledak di Rumah Bupati, Seorang Warga Terluka

Pistol itu dalah kepunyaan salah seorang anggota patwal bupati yang tiba-tiba meletus di rumah jabatan bupati

Editor: Aminudin
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Sebuah pistol mendadak menggemparkan Mamasa, daerah di Sulawesi Barat.

Pistol itu dalah kepunyaan salah seorang anggota patwal bupati yang tiba-tiba meletus di rumah jabatan bupati, Kamis (25/7/2019).

Seorang sopir anak bupati Mamasa, Hendrik Wijaya Alias Ucok (20) terluka setelah peluru tajam menegenai tubuhnya.

Hingga kini, korban yang dirujuk dari Mamasa masih dirawat di Rumah Sakit di Makassar, Sulawesi Selatan.

Petugas Propam dan Satuan Reseerse Kriminal Polres Mamasa menggelar olah tempat kejadian perkara pasca-terjadinya ledakan senjata di rumah jabatan bupati Mamasa ini.

Keterangan yang disampaikan Polres Mamasa menyebutkan, ledakan pistol anggota patwal bupati, M Sabir, itu terjadi pada Rabu, 25 Juli lalu.

Saat itu, Sabir baru selesai melaksanakan tugas pengawalan, masuk ke salah satu kamar di rumah jabatan bupati.

Korban juga ikut masuk ke kamar dan duduk di lantai samping televisi sambil melihat-lihat rekannya yang lain sedang bermain game.

Sabir kemudian membuka kopel rim dan mengeluarkan senjata api miliknya. Saat ia hendak keluar kamar menuju kamar kecil. Ia meletakkan senjata tersebut di atas meja depan kamar.

Entah kenapa tiba-tiba senjata tersebut meletus mengenai korban yang berada di dekat pelaku.

Akibatnya korban Hendrik Wijaya atau Ucok, sopir salah satu anak bupati Mamasa, itu mengalami luka di bawah ketiak kiri hingga korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pelaku dan beberapa orang lainnya yang berada di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto menjelasakn, Sabir tengah diperiksa Propam Polres Mamasa.

“Kasusnya sedang kita pelajari. korban hingga kini belum bisa dimintai keterangan terkait ledakan pistol anggota patwal karena yang bersangkutan masih dirawat di Rumah Sakit Grestelina, Makassar,” jelas Iptu Dedi Yulianto, Sabtu (27/7/2019).

Pasca-insiden ledakan senjata di rumah jabatan Bupati Mamasa ini, pihak Polres Mamasa langsung menurunkan tim pencari fakta yang terdiri dari Propam, Satreskrim dan Siwas.

Tim gabungan ini sudah memintai keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi saat kejadian, termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Menurut Dedi, berasarkan hasil peyelidikan sementara, kasus ini murni unsur kelalaian, bukan disengaja.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pistol Patwal Meledak di Rumah Bupati Mamasa, Seorang Warga Terluka", https://regional.kompas.com/read/2019/07/27/12212631/pistol-patwal-meledak-di-rumah-bupati-mamasa-seorang-warga-terluka

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved