BERITA ATB

Direksi ATB Kemas Edukasi Lingkungan dan Air Lewat Mendongeng

Direktur Keuangan PT Adhya Tirta Batam (ATB), Asriel Hay, mendongeng kepada anak-anak dalam rangkaian kegiatan ATB-BP Festival Hijau 2019

Direksi ATB Kemas Edukasi Lingkungan dan Air Lewat Mendongeng
ISTIMEWA
Direktur Keuangan PT Adhya Tirta Batam (ATB), Asriel Hay, mendongeng kepada anak-anak dalam rangkaian kegiatan ATB-BP Festival Hijau 2019 yang digelar pada Sabtu, 27 Juli 2019 di Atrium Kepri Mall. 

TRIBUNBATAM.id - Direktur Keuangan PT Adhya Tirta Batam (ATB), Asriel Hay, mendongeng kepada anak-anak dalam rangkaian kegiatan ATB-BP Festival Hijau 2019 yang digelar pada Sabtu, 27 Juli 2019 di Atrium Kepri Mall.

Sempena Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli lalu, ATB meluncurkan program ATB Bercerita sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ATB Peduli Pendidikan.

Dongeng yang berjudul Perjalanan Pasukan Blu Blu Bersama Kapten Hay, dibawakan dengan apik oleh Asriel ditemani Maskot ATB, Blu Blu, dan Muhammad Altaf Manhaju Al Fikri, Duta Air Anak ATB, untuk mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menghemat air.

Dongeng ini merupakan dongeng pertama yang diperkenalkan kepada publik dari program ATB Bercerita.

LINK Live Streaming Indosiar Semen Padang vs Persebaya Surabaya Liga 1 2019 Malam Ini

Saat Terima Kunjungan Kerja, Ini Pesan Isdianto Kepada Anggota Komisi II DPR RI

Speedboat Tenggiri 4 Tenggelam di Selat Beliah, Bermuatan Sayur-sayuran, Ini Penyebab Tenggelamnya

Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul Puji Gebrakan Komunitas Kombes GOR Untuk Peduli Lingkungan

“Alkisah di sebuah negeri bernama Bandar Madani, turunlah Pasukan Blu Blu berupa tetes hujan. Sebagian dari mereka berpencar ke bawah tanah, sebagian lagi mengalir di permukaan laut dan sungai,” ucap Direktur Keuangan ATB yang murah senyum ini mengawali cerita dongeng.

Dongeng tersebut mengisahkan tentang bagaimana petualangan Pasukan Blu Blu yang berupa tetes hujan harus menyaksikan kesengsaraan penduduk Bandar Madani akibat kerusakan hutan.

Pepohonan yang ditebang sembarangan, sampah yang berserakan dan limbah yang dibuang sembarangan mengakibatkan bencana banjir serta sumber air yang seharusnya bersih menjadi tercemar.

“Pasukan Blu Blu terus berjalan menuju perkotaan. Sepanjang jalan, banyak sekali sampah, lumpur dan kotoran menempel di badan mereka,” cerita Asriel Hay yang berperan sebagai Kapten Hay.

“Di kota, saat hujan deras datang, jumlah air kotor yang semakin banyak menyebabkan permukaan air cepat meninggi. Akibatnya, banjir! Para penduduk terlihat sedih rumahnya tergenang,” lanjut Asriel.

Anak-anak yang memadati Atrium Kepri Mall terlihat sangat antusias menyimak cerita dongeng yang disampaikan.

Terlebih di sela-sela mendongeng, Asriel juga melempar pertanyaan berhadiah menarik kepada anak-anak.

Tingkah dan jawaban-jawaban lucu dari anak-anak menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung festival.

“Momen mendongeng itu nyaris dilupakan karena adanya perkembangan teknologi. Terkadang kita jadi lebih suka memberikan gadget dan membiarkan anak tertidur memandangnya. Padahal ada aktivitas mendongeng yang mampu mempererat hubungan orangtua dan anak. Jadi ATB mencoba menghidupkan lagi kebiasaan mendongeng ini,” jelas Asriel saat ditemui di lokasi backstage.

Program ATB Bercerita diharapkan mampu meningkatkan perkembangan kognitif, emosional, keterampilan berbahasa dan mengembangkan imajinasi anak.

Hal ini juga bertujuan untuk menginspirasi para orangtua menghidupkan kembali kebiasaan mendongeng sebelum tidur agar hubungan dengan anak-anak mereka semakin berkualitas. (*)

Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved