Hewan yang Diberi Antibiotik Jangan Dijadikan Hewan Kurban, Ini Ciri Hewan Kurban yang Sehat

im kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan terus meningkatkan upaya pengawasan kesehatan hewan kurban.

Hewan yang Diberi Antibiotik Jangan Dijadikan Hewan Kurban, Ini Ciri Hewan Kurban yang Sehat
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Bintan, Provinsi Kepri Lekop memberi makan sapinya, Selasa (16/7/2019) siang. 

TRIBUNBATAM.id - Tim kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan terus meningkatkan upaya pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Pengawasan tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan hari raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019.

Namun, mengingat keterbatasan petugas, upaya pengawasan diintensifkan terutama di delapan kecamatan yang ada di kabupaten Bintan, yakni Kecamatan Bintan pesisir, Bintan timur, Bintan utara, Toapaya, Gunung Kijang, Seri Kuala Lobam, Teluk bintan dan Teluk Sebong.

"Jadi untuk pengawasan kita intensifkan dan utamakan hanya di delapan kecamatan ini," terang Kepala Seksi Kesehatan Hewan Bintan,
Iwan Berri Prima, Minggu (28/7/2019).

Download Lagu I Love You 3000 Stephanie Poetri, Sudah Mencapai 24 Juta Viewers Youtube

Rekomendasi 5 Kuliner Terbaik di Vietnam yang Ternyata Mirip Dengan Indonesia

Pulang Liburan, Sekeluarga Ayah dan 2 Anaknya Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Fuso

Sinopsis dan Trailler Film Transporter, Tayang Malam Ini Minggu (28/7) di GTV

Adapun pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan gejala klinis setiap hewan yang menjadi stok hewan kurban.

Apabila ditemukan ada hewan sakit akan diobati dan jika ada kasus hewan kecacingan yang tidak parah (prognosanya fausta) hewan kurban masih bisa sembuh dan bisa dijadikan stok hewan kurban.

Tiga minggu menjelang hari raya kurban (Idul Adha), 100 ekor hewan kurban sudah terjual dari kandang hewan kurban Habib Aqiqah Batam, Sei Temiang, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang.
Tiga minggu menjelang hari raya kurban (Idul Adha), 100 ekor hewan kurban sudah terjual dari kandang hewan kurban Habib Aqiqah Batam, Sei Temiang, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. (TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG)

Akan tetapi jika prognosanya dubius hingga infausta, maka hewan itu harus diobati dengan obat antibiotik.

Hewan ini tidak disarankan untuk dijadikan sebagai hewan kurban.

"Terlebih hewan yang sedang diobati dengan antibiotik, tidak diperbolehkan dikonsumsi masyarakat," terang Berri.

Arema FC vs Persib, Maung Bandung Bawa 20 Pemain, Esteban Vizcarra Tumpuan

Ramalan Cinta Zodiak Senin 29 Juli, Cancer Cinta Membara, Leo Penuh Hasrat & Berbunga-bunga

Panglima TNI, Kapolri Tinjau Pulau Nipah Batam, Ada Apa Pulau Nipah, Tambang Pasir Nurdin Basirun?

12 Inovasi Teknologi di Singapura, Hadirkan Tempat Sampah Umum Punya Wifi

Dia juga menjelaskan, hewan kurban yang sedang diobati dengan antibiotik, efeknya cukup berbahaya bagi kesehatan manusia.

Halaman
12
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved