Dinkes Bintan Ingatkan Warga Jangan Jadikan Hewan yang Sedang Produktif Sebagai Hewan Kurban

Tidak menjadikan hewan betina yang sedang produktif menjadi hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 2019.

Dinkes Bintan Ingatkan Warga Jangan Jadikan Hewan yang Sedang Produktif Sebagai Hewan Kurban
TRIBUNBATAM/ZABUR? ANJASFIANTO
Panitia kurban masjid Darun Nizam Tiban Palem sedang bersiap memotong hewan kurban, Rabu (22/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan mengingatkan masyarakat khususnya peternak dan pedagang musiman hewan kurban agar tidak menjadikan hewan betina yang sedang produktif menjadi hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 2019.

Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009, sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan dan Permentan Nomor 14 Tahun 2014 bahwa hewan betina yang sedang produktif sebaiknya tidak boleh dijadikan sebagai hewan kurban.

"Sesuai aturanya tidak boleh dijadikan sebagai hewan kurban.

Kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya peternak dan pedagang hewan kurban perihal hal itu," terang Kepala Seksi Kesehatan Hewan Bintan,
Iwan Berri Prima, Senin (29/7/2019).

Berri menjelaskan di luar Kabupatem Bintan pernah ditemukan hewan kurban yang sedang bunting tetapi dijadikan hewan kurban.

Kadinkes Sebut Sejumlah Rumah Sakit di Batam Bakal Turun Kelas, Kenapa?

Usai Dari Singapura, Tiga Bos Hotel Satria Dipanggil Polisi. Diduga Terkait Penganiayaan Richardo

Tiap Hari Angkut 1.000 Ton Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Batam Siagakan 120 Armada

Tak Hanya OTT, Polisi Juga Selidiki Penyelundupan Belasan Mikol yang Dilakukan Oknum Dishub Batam

"Hal itulah yang tidak diperbolehkan sesuai dengan aturan yang ada," ucap Berri.

Dia juga mengimbau agar pedagang hewan kurban untuk senantiasa menjaga kesehatan lingkungan.

Jangan gara-gara jualan hewan kurban, justru menimbulkan masalah bagi kesehatan masyarakat.

"Sebaiknya pedagang hewan kurban menyediakan kandang permanen untuk hewannya.

Hal ini terkait dengan kesejahteraan hewan yg diatur dalam undang-undang terlebih untuk hewan kurban," tegas Berri.

Penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Direktur PT TJK Power Ahmad Baihaqi kepada perwakilan masyarakat, di Masjid Nurul Hidayah Kampung Teluk Nipah, Kelurahan Kabil, Selasa (21/8/2018)
Penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Direktur PT TJK Power Ahmad Baihaqi kepada perwakilan masyarakat, di Masjid Nurul Hidayah Kampung Teluk Nipah, Kelurahan Kabil, Selasa (21/8/2018) (TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA)

Sinopsis Sinetron Cinta Buta SCTV Hari Ini, Senin (29/7), Reihan Mengetahui, Ia Bukan Anak Mirza

19 Hari di Sel KPK, Gubernur Kepri Nurdin Basirun Mulai Aktif Salat Jamaah

Uni Emirat Arab, Singapura, dan Kanada Beri Peringatan Pada Warganya di Hong Kong

Warga Anambas Kesulitan Air Bersih, Anggota Dewan Langsung Semprot Abdul Haris: Perhatikan SPAM

Halaman
123
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved