Dinkes Kepri Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Dokter Internsip Indonesia di Karimun

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan PIDI Karimun di Rumah Sakit Bakti Timah Karimun.

Dinkes Kepri Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Dokter Internsip Indonesia di Karimun
ISTIMEWA
Dinkes Kepri bersama peserta Internship berfoto usai kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Dokter Internsip Indonesia (PIDI) Kabupaten Karimun bertempat di Rumah Sakit Bakti Timah Karimun, Rabu (24/7/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Bidang Sumber Daya Kesehatan, Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Dokter Internsip Indonesia (PIDI) Kabupaten Karimun bertempat di Rumah Sakit Bakti Timah Karimun, Rabu (24/7/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) merupakan tahap pelatihan keprofesian pra-registrasi berbasis kompetensi pelayanan primer guna memahirkan kompetensi yang telah mereka capai setelah memperoleh kualifikasi sebagai dokter melalui pendidikan kedokteran dasar.

Program Internsip Dokter Indonesia dilaksanakan di Sarana Pelayanan Kesehatan (Saryankes) yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan disyahkan oleh Komite Internsip Dokter Indonesia Pusat (KIDI Pusat) sebagai wahana internsip, dengan stase tugas 8 bulan di Rumah Sakit dan 4 bulan di Puskesmas.

Selama menempuh Internsip Dokter Indonesia, peserta didampingi oleh Dokter Pendamping. 

Peserta Internsip hanya diijinkan melakukan praktik dokter di Wahana Internsip setelah menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia, para peserta Internsip Dokter Indonesia akan memperoleh Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) yang dikeluarkan oelh KIDI Pusat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada dokter baru lulus mempraktekkan dan memahirkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan serta meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Provinsi Kepulauan Riau melalui ketersediaan tenaga dokter Internsip pada Fasilitas Kesehatan. (*)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved