MUNCIKARI Patok Tarif Rp 1 Juta untuk 2 Jam, 4 Bulan Sewakan Gadis Melalui Medsos

pengakuan muncikari kepada polisi, ia menyewakan gadis di bawah umur melalui media sosial Facebook

MUNCIKARI Patok Tarif Rp 1 Juta untuk 2 Jam, 4 Bulan Sewakan Gadis Melalui Medsos
Surya.co.id
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur 

TRIBUNBATAM.id - Polisi di Surabaya membongkar praktek kejahatan seksual. 

Seorang Muncikari yang tertangkap bernama Imbul Utomo (47) kepada polisi mengaku sudah tiga bulan menjalankan profesinya.

Sang muncikari menyewakan anak di bawah umur melalui media sosial Facebook untuk layanan seksual di Surabaya.

Timbul menawarkan anak-anak di bawah umur kisaran usia 15-16 tahun untuk memuaskan hasrat seksual pria hidung belang.

Gaet Investor Baru, BP Batam Buka Klinik Berusaha di Hotel Ritz Carlton Singapura

Hendak Pergi Kerja, PNS Tewas Meregang Nyawa Dihantam Bus, Mobil Daihatsunya Hancur Remuk Terlindas

Dapatkan 1.000 Poundsterling, Ini Beasiswa Untuk Mahasiswa yang Ramah Lingkungan

Bentrok Dekat Kantor Penghubung Beijing, Polisi Hongkong Tembakkan Peluru Karet

 

Selama menjalankan aksinya, Timbul memasang tarif Rp 1 juta untuk durasi 2 jam kepada para pria hidung belang yang menggunakan jasa anak-anak di bawah umur itu.

Awalnya, Timbul memberikan iming-iming kepada para remaja itu untuk diberi pekerjaan.

Timbul pun mengajak dua remaja yang menjadi korbannya ke sebuah hotel di kawasan Tegalsari, Surabaya.

Di hotel itu, korban diminta menunggu di kamar, sedangkan ia sibuk menawarkan kedua remaja itu kepada pria hidung belang lewat Facebook.

Saat ini, Timbul sudah ditangkap oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.

"Kebetulan saat ini anak-anak, pengakuannya dua korban itu tapi sudah jalan tiga bulan," ungkap Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Giadi Nugraha, Minggu (28/7/2019).

Selama tiga bulan terakhir, Timbul menggunakan akun Facebook dengan nama 'Mutia' untuk mengunggah tawaran layanan seksual itu.

"Dari pemeriksaan menawarkan kepada pria hidung belang. Sejak tanggal 11 juli 2019 check in di dua kamar hotel jadi standby di sana."

Halaman
12
Editor: Aminnudin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved