Cuaca Laut Anambas Ekstrem, Kapal Antarmoda Tidak Boleh Berlayar, Akhirnya Kapal Ferry Jadi Andalan

Cuaca laut Anambas kembali membuat cerita. Kapal antarmoda yang rutin melayani rute Tarempa-Jemaja PP kembali tidak diperbolehkan berlayar.

Cuaca Laut Anambas Ekstrem, Kapal Antarmoda Tidak Boleh Berlayar, Akhirnya Kapal Ferry Jadi Andalan
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Simak berikut daftar wilayah berpotensi cuaca ekstrem, hujan lebat disertai angin kencang Minggu 14 Juli 2019 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Cuaca laut Anambas kembali membuat cerita. Kapal antarmoda yang rutin melayani rute Tarempa-Jemaja PP kembali tidak diperbolehkan berlayar.

Dampaknya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kepri yang rencananya datang ke Anambas Rabu (31/7/2019) besok, harus menggunakan kapal ferry dari Tanjungpinang yang singgah ke Pelabuhan Letung.

Rombongan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila ‎Kabupaten Kepulauan Anambas pun tidak bisa melakukan proses penjemputan di Bandara Letung.

Rombongan MPW tetap disambut oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur.

Akibat Demo Perdagangan Hong Kong Lumpuh, Kami Mungkin Tak Bisa Rayakan Natal

Klasemen Liga 1 2019 Usai Arema FC Menang Telak atas Persib Bandung, PSM Masuk 10 Besar

Buka Cabang Pertama di Batam, Dip Inc Sajikan Es Krim Dengan Aneka Topping Saus

Hasil Akhir Arema FC vs Persib Bandung, Singo Edan Menang Telak 5-1 atas Maung Bandung

Rombongan MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepri rencananya datang untuk menghadiri Muscab PP Anambas.

Pelaksanaan Muscab sementara ini dilakukan di Balai Seni Pelantar Tanjung Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan. ‎

Muscab rencananya dilakukan selama 2 hari, terhitung tanggal 2 Agustus 2019.

‎Ini kesekian kalinya antarmoda harus tunduk dengan ganasnya ombak Laut Natuna Utara.

VIDEO - Batam Sering Mati Lampu, Ini Tuntutan Aliansi Mahasiswa STIE Ibnu Sina Untuk PLN Batam

Dilaporkan Hilang dari Rumah, Orangtua Kaget Gadis 16 Tahun Ini Ditemukan Bersama Pria Beristri

Dianggap Hama di Malaysia, 450 Burung Kecer Sering Diselundupkan Dari Malaysia ke Indonesia

VIRAL Mobil Masuk Kuburan di Madiun, Pengemudi Tidur di Nisan dan Mengira Sudah Sampai Rumah

Otoritas pelabuhan sebelumnya tidak mengizinkan kapal antarmoda maupun kapal berjenis speedboat yang mengangkut penumpang beroperasi.

Seruan ini dimulai selama 4 hari sejak tanggal 17 Juli 2019.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved