Dianggap Hama di Malaysia, 450 Burung Kecer Sering Diselundupkan Dari Malaysia ke Indonesia

Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam gagalkan upaya penyelundupan satwa burung dari Malaysia menuju Batam di Sekitar Pulau Kasam, Telaga P

Dianggap Hama di Malaysia, 450 Burung Kecer Sering Diselundupkan Dari Malaysia ke Indonesia
tribunbatam.id/Argianto
Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam gagalkan upaya penyelundupan satwa burung dari Malaysia menuju Batam di Sekitar Pulau Kasam, Telaga Punggur, Senin (29/7). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam gagalkan upaya penyelundupan satwa burung dari Malaysia menuju Batam di Sekitar Pulau Kasam, Telaga Punggur, Senin (29/7).

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Batam, Kolonel (laut) Alan Dahlan menerangkan berawal dari informasi akan adanya penyelundupan satwa burung menuju Batam dilakukan operasi penyekatan dijalur yang akan dilewati.

" Begitu kita kejar-kejaran di laut, penyelundup mengkandaskan speednya ke bakau kemudian dia lari" ujar Alan

Meski telah dilakukan penyekatan di berbagai sektor, Tim F1QR hanya mampu menyita barang bukti satu speedboat tanpa nama bermesin 40 PK dengan muatan 450 burung kacer yang akan di selundupkan menuju Batam sedangkan penyelundup melarikan diri.

Dilaporkan Hilang dari Rumah, Orangtua Kaget Gadis 16 Tahun Ini Ditemukan Bersama Pria Beristri

VIDEO - Batam Sering Mati Lampu, Ini Tuntutan Aliansi Mahasiswa STIE Ibnu Sina Untuk PLN Batam

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Arema FC vs Persib Bandung Babak 2 Liga 1 2019

Hasil Arema FC vs Persib Bandung, Dendi Santoso Cetak Gol Cepat, Babak Pertama Singo Edan Unggul 3-0

Komandan Lanal Batam menambahkan Lanal Batam akan terus berupaya mempersempit ruang bagi penyelundup terutama mengantisipasi masuknya barang berbahaya melalui jalur laut.

Sementara itu Kepala Karantina Pertanian Batam, Joni Anwar mengatakan satwa burung yang masuk secara ilegal di kawatirkan membawa penyakit dari negara asal.

"Sebelum di lepas di alam liar, burung ini akan di periksa kesehatannya untuk memastikan bebas penyakit" kata Joni

Joni menambahkan Lembaga yang dipimpimnya sering mendapat limpahan satwa burung asal malaysia hasil sitaan penegak hukum yang ada di Batam.

"Disana burung ini dianggap hama karena terlalu banyak sedangkan di kita Indoneisa burung ini memiliki nilai ekonomis karena banyak diminati orang Indonesia untuk di pelihara" tutup Joni. (tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho)

Penulis: Argianto
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved