Kasus Pemerkosaan Pembantu Asal Indonesia oleh Pejabat Malaysia Melebar ke Isu Politik

Kasus dugaan pemerkosaan oleh Exco (dewan eksekutif negara) partai DAP Perak, Malaysia Paul Yong, terhadap pembantu asal Indonesia bias ke politik.

Kasus Pemerkosaan Pembantu Asal Indonesia oleh Pejabat Malaysia Melebar ke Isu Politik
kolase Malay Mail
Kepala Kepolisian Perak, Malaysia, Razarudin Husain, Heng Seai Kie dan Exco Perak Paul Yong 

TRIBUNBATAM.ID, IPOH - Kasus dugaan pemerkosaan oleh Exco (dewan eksekutif negara) partai DAP Perak, Malaysia, terhadap pembantu asal Indonesia bias ke politik.

Hal ini setelah polisi merasa disudutkan oleh pernyataan seorang politisi MCA muncul Facebook yang menyebutkan bahwa laporan forensik tentang kasus pemerkosaan yang dilakukan dewan negara Perak Paul Yong terhadap pembantu wanita berusia 23 tahun itu hilang.

Polisi mengatakan, pihaknya akan memanggil ketua sayap wanita MCA, Datuk Heng Seai Kie, untuk memberikan pernyataan, setelah ia diduga membuat pernyataan fitnah di Facebook.

Kepala Kepolisian Perak Datuk Razarudin Husain pihaknya akan menyelidiki klaim Heng bahwa laporan forensik tentang kasus itu hilang, kemudian dikutip oleh halaman Facebook "1 Malaysia Tolak DAP".

Beberapa waktu lalu, sekelompok orang juga melakukan aksi demo terkait kasus ini.

Masa Penahanan Gubernur Kepri Nurdin Basirun Diperpanjang Selama 40 Hari Kedepan

Gojek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia Adalah Unicorn Indonesia, Tapi yang Dapat Nama Singapura

Ditelantarkan di Pinggir Jalan, Dua Bocah 1 dan 2 Tahun Ini Terus Menangis dan Panggil Mama

“Posting Facebook mengatakan: 'laporan forensik pada kasus pemerkosaan yang melibatkan DAP exco dilaporkan hilang. Bagaimana itu bisa hilang? Apakah orang yang tak terlihat memerintahkan laporan untuk dilenyapkan?', " katanya seperti dilansir TribunBatam.id dari Malay Mail.

"Postingan itu berkaitan dengan pernyataan Heng di media baru-baru ini. Kami akan memanggilnya untuk merekam pernyataan,” katanya dalam sebuah pernyataan, Selasa (30/7/2019).

Razarudin juga mengklarifikasi bahwa laporan forensik terkait pemerkosaan itu belum diserahkan oleh Departemen Kimia dan rumah sakit.

Anggota exco Tronoh, Paul Yong ditangkap awal bulan ini setelah dia dituduh memperkosa pembantu rumah tangganya di rumahnya di Ipoh, kemudian dibebaskan sehari kemudian dengan jaminan.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved