BATAM TERKINI

RS Swasta di Batam Tolak Bayi Baru Lahir Karena Orangtua Tak Mampu Bayar DP Rp 15 Juta

Bayi saya lahir prematur. Setelah itu mendapat rujukan ke Sebuah Rumah Sakit di Batam, ditolak karena tidak dapat membayar uang sebesar Rp 15 juta

RS Swasta di Batam Tolak Bayi Baru Lahir Karena Orangtua Tak Mampu Bayar DP Rp 15 Juta
IStimewa
Ilustrasi bayi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang kepala keluarga di Batam, Rimansyah harus alami kekecewaan setelah anak ketiganya meregang nyawa, Jumat (26/7/2019) lalu.

Warga Perumahan Citra Indomas 2 Blok C2 Nomor 20, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam ini menyebut rasa kecewanya diakibatkan pelayanan rumah sakit tempat bayinya dirujuk kurang maksimal.

"Bayi saya lahir prematur. Setelah itu mendapat rujukan ke Sebuah Rumah Sakit di Batam, namun ditolak karena saya tidak dapat membayar uang sebesar Rp 15 juta," terangnya saat Tribun menghubungi, Rabu (31/7/2019) malam.

Lahir dalam kondisi prematur, anak ketiga Rimansyah ini mulanya ditangani oleh Rumah Bersalin 'Mariana Munte', Kamis (25/7/2019) lalu.

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Real Madrid vs Fenerbahce Perebutan Juara 3 Audi Cup 2019

Ramalan Zodiak Kamis 1 Agustus 2019, Leo Waspadai Pengeluaran Finansial, Sagitarius Penuh Kejutan

RS BT Karimun Banjir Air Mata, Fitri Tak Percaya Suaminya Jadi Korban Kapal yang Meledak

Hong Kong Dilanda Badai Dahsyat, Aksi Demo Tetap Berlanjut

Namun, berhubung peralatan medis di rumah bersalin itu kurang memadai, bayi bernama Azura Hafidzah ini dirujuk menuju salah satu Rumah Sakir di Batam.

Alih-alih mendapatkan penanganan awal, pihak rumah sakit langsung menolak Azura setelah Rimansyah mengaku tidak sanggup membayar Down Payment (DP) sebesar Rp 15 juta.

"Mana ada saya uang sebanyak itu? Sementara bayi saya sangat membutuhkan perawatan," ucapnya lagi.

Angin Segar Perang Dagang AS vs China. Beijing Mulai Buka Keran Impor Produk Pertanian AS

Kampanye Kelestarian Lingkungan di Batam, Alfamart Ajak Konsumen Kurangi Plastik

LINK Live Streaming Real Madrid vs Fenerbahce di Perebutan Juara 3 Audi Cup 2019, Kick Off 23.00 WIB

Gerebek Penampungan, Polsek Nongsa Tidak Temukan Tekong TKI, Sayangkan Sikap Sejumlah Oknum Ini

Akibat penolakan ini, Rimansyah dengan dibantu beberapa bidan langsung membawa Azura menuju RSUD Embung Fatimah Batam.

Setibanya di rumah sakit, Azura langsung mendapatkan perawatan di ruang perinatologi.

Sehari setelah itu, rasa duka pun menyelimuti Rimansyah serta keluarga besar.

"Besoknya dia (Azura) meninggal," ucap Rimansyah penuh penyesalan.

RS BT Karimun Banjir Air Mata, Fitri Tak Percaya Suaminya Jadi Korban Kapal yang Meledak

Hasil Akhir Madura United vs PSS Sleman, Banyak Peluang, Sape Kerrab Kalah 0-1 dari Elang Jawa

Rimansyah mengakui, untuk biaya perawatan di RSUD Embung Fatimah Batam sendiri dibantu dengan pembiayaan dari BPJS Kesehatan.

Walau sempat menunggak, Rimansyah meminta pihak rumah sakit untuk terlebih dahulu memberikan perawatan kepada putrinya itu.

"Setelah itu saya selesaikan urusan BPJS itu," tambahnya dengan nada pelan.

Hingga berita ini ditulis, Tribun masih menunggu konfirmasi Dinas Kesehatan Kota Batam.(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved