Optimalisasi Aset, BP Batam Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Guppy dan Aquascape

Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam kembali menggelar pelatihan agrowisata selama dua hari, Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2019 di Fisherism Tanjungriau.

Optimalisasi Aset, BP Batam Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Guppy dan Aquascape
ist
Ketua panitia, Irfan Widyasa saat memberikan arahan kepada peserta pelatihan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam kembali menggelar pelatihan agrowisata selama dua hari, Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2019 di Fisherism Tanjungriau.

Pelatihan seri kedua tahun 2019 kali ini, menggandeng Jogja Tourism Training Center.

Tema pelatihan, tentang pengembangan bisnis agrowisata berbasis perikanan- budidaya ikan guppy dan aquascape.

Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Herawan mengatakan, pengelola aset di lingkungan BP Batam saat ini sedang giat-giatnya mengubah mindset dan bekerja lebih keras untuk meningkatkan aset BP Batam menjadi lebih produktif.

"Ketika aset tidak produktif, bukan hanya masalah beban pemeliharaan, tetapi dampak yang lebih besar lagi adalah besarnya cost karena tidak melakukan apa-apa (cost of doing nothing)," kata Herawan dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Rabu (31/7).

Detik-Detik Jambret Sadis di Tangkap Polisi, Baru Keluar Penjara Langsung Beraksi di 24 TKP

Nurdin Basirun Jalani Pemeriksaan Sebagai Saksi, Andi Asrun: Baru Keluarga Inti yang Bisa Jenguk

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Madura United vs PSS Sleman Liga 1 2019 Malam Ini

Demo Hong Kong Rusuh Lagi, Demonstran Diserang Tembakan Kembang Api oleh Kelompok Tak Dikenal

Ketua Panitia, Irfan Widyasa mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas SDM Pengelola dan Penyewa Kawasan Agrobisnis BP Batam serta UMKM di Lingkungan Kantor Seksi Agribisnis Tanjungriau. Selama kegiatan, para peserta diberikan pemahaman dasar tentang pengetahuan dan keterampilan menangkap peluang, serta budidaya ikan guppy dan aquascape.

Meliputi aspek operasional, pemasaran, dan praktek teknik pembuatan. Peserta kegiatan berjumlah 29 orang. Terdiri dari penyewa perikanan di kawasan agromarina dan Fisherism Tanjungriau, pemandu wisata lepas dari masyarakat sekitar lokasi, komunitas ikan hias di Batam, ibu-ibu PKK Temiang, dan ada juga dari pelukis mural Batam.

Sebelumnya, Direktorat Pemanfaatan Aset telah menggelar pelatihan seri pertama tentang penyelenggaraan Mice, 26 Juni 2019. Ke depan, mereka akan menggelar pelatihan lainnya.

Soal Kebakaran KM Sembilang, AKBP Hengky Pramudya: Keterangan Saksi, Kebakaran Dari Tanki Minyak

Limbah Medis Dibuang Sembarangan, Jefry: Bukan Hal Sulit Melacak Pembuangnya

Rekomendasi 6 Kegiatan Wisata di Queenstown, Nikmati Keindahan Gunung Salju

"Materinya tentang agrowisata berbasis peternakan domba, tanaman bunga dan rumput hias, manajemen seni pertunjukan dan pengembangan pusat jajanan," ujar Irfan.

Ia berharap dari pelatihan itu, dapat mengangkat level kegiatan agrowisata di aset agribisnis BP Batam ke tingkat yang lebih tinggi. Itu dalam rangka menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang signifikan.

"Kita masih buka pendaftaran untuk pelatihan seri agrowisata berikutnya. Informasinya bisa dilihat di bit.ly/PelatihanAgrowisata2019," katanya. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved