BATAM TERKINI

Polda Kepri Hadirkan Saksi Ahli Kasus Dugaan Korupsi Monumen Bahasa di Penyengat Tanjungpinang

Polda Kepri telah memeriksa 36 saksi dan juga saksi ahli terkait kasus dugaan korupsi Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Polda Kepri Hadirkan Saksi Ahli Kasus Dugaan Korupsi Monumen Bahasa di Penyengat Tanjungpinang
Tribun Batam/dokumentasi
Monumnen Bahasa yang mangkrak di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, setelah gagal dibangun tiga tahun lalu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sedikitnya 36 saksi telah diperiksa Polda Kepri, dalam kasus dugaan korupsi korupsi Monumen Bahasa Pulau Penyengat Tanjungpinang.

Selain itu, Polda Kepri juga telah meminta keterangan ahli. 

Direktur Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur pada wartawan, Rabu (31/7/2019) mengatakan, saksi ahli yang dimintai keterangan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang.

Dan dari Jasa Pemerintahan dan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK).

"Jadi kami juga butuh untuk mengembangkan penyelidikan terhadap perkara ini. Kedua ahli dimintai keterangan sesuai keahlian masing-masing," kata Rustam.

Keterangan ahli menurut Pasal 1 angka 28 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus.

Tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan.

Kapal Roro KM Sembilang Terbakar di Galangan Kapal PT Karimun Marine Shipyard

BREAKING NEWS, Sebuah Kapal yang Tengah Dikerjakan PT Karimun Marine Shipyard Terbakar di Karimun

Pemotor Terpeleset dan Jatuh, Polisi Bersihkan Pasir Penutup Oli di Jalan Brigjend Katamso Batuaji

Pemprov Kepri Beri Diskon, Warga Langsung Rame-rame Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Dalam perkara pidana, keterangan ahli diatur dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP yang menyatakan, bahwa alat bukti yang sah dalam pengadilan pidana salah satunya adalah keterangan ahli. 

"Masih kita kumpulkan barang bukti lain. Untuk mengembangkan penyelidikan," tambah Mansur.

Proyek pembangunan monumen bahasa Pulau Penyengat dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2013 dengan pagu anggaran senilai Rp 12,5 miliar.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved