Saham Apple Meroket, Bursa Wall Street pun Menghijau di Awal Perdagangan

Saham Apple mengangkat Wall Street lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Rabu (31/7/2019), di tengah penantian pengumuman suku bunga The Fed

Saham Apple Meroket, Bursa Wall Street pun Menghijau di Awal Perdagangan
ANTARANEWS.COM/Reuters
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, NEW YORK - Saham Apple mengangkat Wall Street lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Rabu (31/7/2019), di tengah penantian pengumuman suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve.

Kenaikan saham Apple itu didorong laporan keuangan yang positif, kendati kenaikan bursa saham AS tersebut tertahan penurunan saham perusahaan pembuat chip.

Mengutip Reuters, pada pembukaan perdagangan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,21% ke level 27.254, indeks S&P 500 naik 0,03% menjadi 3.015 dan indeks Nasdaq Composite naik 0,08% menjadi 8.280.

Saham pembuat iPhone (AAPL.O) tercatat naik 5,11% setelah Apple melaporkan kinerjanya yang berhasil mengalahkan laba kuartalan dan penjualan yang kuat pada semester pertama 2019.

Apple melaporkan penjualannya ke China hanya turun sedikit. Hal ini meredakan kekhawatiran dampak perang dagang AS-China.

Kenaikan saham Apple membantu perusahaan sektor teknologi. SPLRCT naik 0,48%, tetapi penurunan saham Advanced Micro Devices Inc (AMD.O) sebesar 8,56% membatasi kenaikan saham teknologi.

Pembuat semikonduktor ini memproyeksikan pendapatan kuartal ketiganya di bawah ekspektasi, terpukul oleh permintaan yang lebih rendah untuk chip yang digunakan dalam konsol game. Hal ini mendorong indeks Philadelphia Semiconductor turun 1,18%.

"Perusahaan-perusahaan multinasional telah dilanda perang perdagangan, tetapi dengan kinerja positif Apple, itu menghilangkan kekhawatiran dari dampak perselisihan," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York.

Sementara itu, pelaku pasar mengharapkan pemotongan seperempat poin suku bunga oleh bank sentral AS. Saat ini, semua mata tengah tertuju kepada ketua The Fed Jerome Powell yang akan mengadakan konferensi pers setelah keputusan suku bunga diambil pada pukul 2 waktu setempat.

Cardillo mengatakan, Poweli akan membenarkan langkah The Fed memangkas suku bunga dengan menunjukkan pertumbuhan global yang rendah akibat perang dagang AS-China.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved