Polisi Bongkar Modus Penipuan Pablo Benua, Psikolog Sebut Pablo Benua Alami Gangguan Kepribadian

Psikolog ungkap, gangguan kepribadian yang diderita Pablo Benua ini berbeda dengan Barbie Kumalasari.

Kolase TribunStyle/ Grid.ID | Corry Wenas Samosir/ Wartakota/Feri Setiawan
Pablo Benua Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terjerat Kasus Penipuan dan Penggelapan 

TRIBUNBATAM.id - Kasus vlog ikan asin berujung pada berbagai kasus lain. Tak sedikit orang yang tertipu dari usaha investasi bodong milik Pablo Benua.

Ya, Pablo Benua tak henti-hentinya menjadi sorotan. 

Selain tentang rumah tangganya di masa lalu, Pablo Benua ternyata juga sempat menjalankan usaha investasi bodong.

Salah satu korbannya yang bernama Petrus Ola belum lama ini mengungkap penipuan yang dilakukan oleh Pablo.

Mengutip dari tayangan Insert Trans TV pada Kamis (18/7/2019), Petrus mengungkap bahwa investasi yang ditawarkan oleh Pablo berjenis hak guna pakai kendaraan.

Dalam investasi tersebut kliennya mendapatkan hak guna kendaraan selama 3 tahun hanya dengan membayar sebesar 54 persennya saja.

Kronologi Penembak Mati Bripka Afrizal Tewas Tenggelam dengan Tangan Terborgol, Polisi Sita Senpi

Ular Sanca Muncul di Coastal Area Karimun, Jadi Tontonan Warga, Ini Kelemahan Ular Sanca

Gara-gara Satu Cuitan Trump Soal Tarif Impor Produk China, Pasar Saham dan Minyak Dilanda Tsunami

2 Anak Binaan LPKA Batam Ikuti Jambore Pemasyarakatan Nasional di Tangerang

Pasangan Rey Utami dan Pablo Benua diperiksa di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).
Pasangan Rey Utami dan Pablo Benua diperiksa di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Ini sistem yang menarik sebenarnya. Jadi namanya hak guna pakai kendaraan. Mobil itu kita bisa pakai dalam 3 tahun hanya membayar 54 persen dari OTR (on the road) yang telah ditetapkan oleh perusahaan," terang Petrus.

Tak tanggung-tanggung, Petrus mengungkap dirinya merugi hingga ratusan juta rupiah akibat mengikuti investasi bodong milik Pablo itu.

"Kerugian saya sekitar Rp 500-an juta," ujar Petrus.

Atlet Batam Juarai One Pride MMA, Ketua Kadin Minta Pemerintah Perhatikan Atlet di Batam

Kasus Bayi Prematur di Batam Berlanjut, Ombudsman Nyatakan Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien

Trump Umumkan Tarif Baru, Beijing Membalas: Kami Hindari Perang, Tapi Tak Takut Bertempur

Modus Baru Curi Motor di Batam, Keliling Pakai Mobil Rental Untuk Cari Motor Terparkir

Karena terbukti tak menguntungkan kliennya, usaha investasi milik Pablo tersebut akhirnya dipastikan adalah sebuah investasi bodong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Halaman
123
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved