Baru Bisa Berlaku 6 Bulan Lagi, Pemblokiran IMEI dan Ponsel Black Market, Ini Penjelasan Kemkominfo

Ternyata waktu yang dibutuhkan kemkominfo untuk menyutujui pemblokiran IMEI dan ponsel Black Market masih menunggu 6 bulan lagi.

Baru Bisa Berlaku 6 Bulan Lagi, Pemblokiran IMEI dan Ponsel Black Market, Ini Penjelasan Kemkominfo
ilustrasi handphone (HP) 

1. HP Black Market atau ilegal, impor yang dibeli sebelum 17 Agustus 2019akan mendapatkan pemutihan, regulasi sedang disiapkan.

2. HP impor yang dibeli setelah 17 Agustus 2019 tidak bisa digunakan di Indonesia.

3. Laman pengecekan IMEI sedang disiapkan.

4. Kemenperin mengumpulkan data IMEI yang disamakan dengan provider/operator untuk aplikasi cek IMEI.

Kali ini Kemkominfo ikut mengomentari IMEI'>pemblokiran IMEI dan ponsel Black Market ini.

Dilansir dari KompasTekno (3/8/2019), Tiga kementerian tengah bersinergi untuk menekan jumlah peredaran ponsel ilegal alias blackmarket (BM) di Indonesia.

Dalam hal ini, Kementerian Kominfo menjadi ujung tombak untuk memblokir penggunaan ponsel BM.

Meski peraturannya akan ditandatangani sekitar pertengahan Agustus ini, Dirjen SDPPI, Ismail memprediksi bahwa butuh waktu sekitar enam bulan setelah kebijakan diteken untuk kemudian diimplementasikan.

Menurut Ismail, waktu tersebut dibutuhkan karena ketiga kementerian setidaknya harus memersiapkan 8 hal.

Kedelapan hal itu adalah persiapan mesin SIRINA, penyiapan database IMEI, pelaksanaan tes, sinkronisasi data operator seluler, sosialisasi, penyiapan SDM, SOP tiga kementerian, dan penyiapan pusat layanan konsumen.

BNPB Bagikan Data Terbaru Dampak Gempa Banten, 5 Orang Meninggal Dunia dan 223 Rumah Rusak

Dilaporkan Kasus Pornografi, Hotman Paris Buat Sayembara Kedua dengan Hadiah Lamborghin

Sebelum Ditemukan Tewas di Dalam Sumur, Rahmad Pelajar SMK di Palembang Ingin Hafal Yasin

Jika Terlpili Kembali, Megawati Bakal Perpanjang Ketua Umum Parpol Terlama, Rocky Gerung Soroti Ini

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved