4 Nelayan Pelaku Bom Ikan yang Bawa Bahan Peledak Tak Berkutik Saat Digiring ke Mapolres Bintan

Empat pelaku bom ikan tak berkutik saat dibawa ke Markas Polres Bintan. Mereka dikawal polisi bersenjata lengkap.

4 Nelayan Pelaku Bom Ikan yang Bawa Bahan Peledak Tak Berkutik Saat Digiring ke Mapolres Bintan
tribunbatam.id/endra Kaputra
Keempat pelaku bom ikan di perairan Tambelan, Kabupaten Bintan tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura(SBP) Tanjungpinang. 

Sebelumnya, Jajaran Polsek Tambelan bersama tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhasil meringkus empat orang nelayan asal Kalimantan Barat (Kalbar).

Sebab, keempat nelayan itu menangkap ikan secara ilegal di perairan Tambelan.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 6 Agustus 2019, Capricorn Waspada,Taurus Nostalgia,Cancer Alami Kerugian

Cara Hemat Biaya Bagasi Lion Air dan Wings Air, Beli Slot Bagasi 6 Jam Jelang Keberangkatan

Tanjungpinang Darurat Narkoba, Sepekan Polisi Tangkap 3 Wanita dengan Narkoba di Tangan

Saksikan Adiknya Bersimbah Darah Dikeroyok Begal Bawa Sajam, Lidia Sempat Diacungi Golok

Keempat tersangka ini diamankan disaat mengebom ikan di Perairan Pulau Penyemuk, Desa Pulau Mentebung.

Mereka adalah Hasbullah bin Abu Talib (40), Amiruddin bin La Peu (48), Ilham bin Muhammad Hairi (49) dan Rusdianto bin Nazaruddin (38).

Alson menuturkan, sebelum mereka diamankan, aktivitas illegal fishing penangkapan ikan ini sudah lama menjadi target.

Pihaknya bersama TNI AD dan Satpol PP terus melakukan pengawasan dan patroli secara rutin.

Empat nelayan asal Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tambelan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rabu (31/7/2019). Mereka menangkap ikan di perairan Tambelan dengan menggunakan bom ikan.
Empat nelayan asal Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tambelan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rabu (31/7/2019). Mereka menangkap ikan di perairan Tambelan dengan menggunakan bom ikan. (Istimewa)

Pada Senin (29/7/2019), pihaknya mengetahui ada aktivitas nelayan mengebom ikan dengan bom rakitan di Perairan Pulau Penyemuk Desa Pulau Mentebung.

Mendengar informasi itu, pihak kepolisian Tambelan langsung mengejar dan mendatangi lokasi sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun tekong dan anak buah kapalnya berhasil kabur saat itu.

"Tetapi satu unit pompong yang digunakan untuk melakukan aksi ilegal fishing berhasil diamankan," terang Alson, Rabu (31/7/2019.

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved