Breaking News:

Dua Hari Sripeni Inten Cahyani Menjabat Plt Dirut PLN, Listrik Padam di Jakarta, Jabar dan Banten

Sripeni Inten Cahyani ditunjuk sebagai Plt Direktur Utama PT PLN (Persero). Dua hari kemudian, tepatnya Minggu (4/8/2019), listrik padam di Jakarta,

IST
Sripeni Inten Cahyani, Plt Direktur Utama PLN 

TRIBUNBATAM.id - Sripeni Inten Cahyani ditunjuk sebagai Plt Direktur Utama PT PLN (Persero).

Sripeni menggantikan Djoko Abumanan.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk Sripeni pada Jumat (2/8/2019) lalu.

Tiga kota yang penduduknya sangat padat di Indonesia.

Aksi Baku Tembak Polisi vs Begal di Lampung Tengah, Pelaku Kabur Dengan Kondisi Luka

Dalam Waktu Kurang Dari Satu Menit ,Pelaku Penembakan di Ohio Amerika Serikat Bunuh 9 Orang

Profesi Ahok saat ini Bocor, Pantes Selalu Didampingi Puput Nastiti, Beda dari Dugaan Banyak Orang

Pidato Lionel Messi Awali Keberhasilan Barcelona Kalahkan Arsenal dan Raih Gelar Ke-42

Pemadaman listrik yang begitu luas ini apalagi di ibukota Jakarta sangat jarang terjadi.

Sejumlah kalangan pun menyesalkannya dan meminta manajemen PLN bertanggungjawab.

Diantaranya politisi Partai Gerindra Andre Rosiade.

"Listrik sudah terlalu lama mati dan begitu luas jangkauan matinya. Ada yg salah dengan sistem PLN. Tidak cukup hanya minta permintaan maaf bagi manajemen PLN.

Pak @jokowi dan Menteri BUMN tlg beri sanksi manajemen PLN agar ada pembelajaran utk pelayanan yg lebih baik," tulis Andre Rosiade di akun twitter-nya.

Mengenal sosok Sripeni

Kementerian BUMN Jumat pekan lalu mengganti Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dari yang sebelumnya dijabat Djoko Abumanan.

Plt Dirut PLN yang dipilih Menteri BUMN Rini Soemarno adalah Sripeni Inten Cahyani.

Saat itu Inten menjabat Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN.

Bupati Klungkung Bali, I Nyoman Suwirta saat menandatangi kerjasama Pengembangan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan Peningkatan Pemanfaatan di Sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kabupaten Klungkung dengan Direktur Utama PT. Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani, pada Rabu (27/03). TRIBUNNEWS.COM/IST/FX ISMANTO
Bupati Klungkung Bali, I Nyoman Suwirta saat menandatangi kerjasama Pengembangan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dan Peningkatan Pemanfaatan di Sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kabupaten Klungkung dengan Direktur Utama PT. Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani, pada Rabu (27/03). TRIBUNNEWS.COM/IST/FX ISMANTO (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Dikutip dari Kontan, sebelum menjadi Direktur Strategis I PLN, Inten adalah Direktur Utama Indonesia Power.

Inten lahir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, 7 Oktober 1968, dan menyelesaikan studi di Fakultas Teknik Kimia, Universitas Diponegoro dan S2 di bidang Manajemen di STM PPM Jakarta serta meraih gelar Profesi Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAAIK).

Inten juga pernah menjabat di berbagai posisi strategis, yakni sebagai Direktur Keuangan Indonesia Power, Eksekutif Utama Bidang Keuangan Indonesia Power yang ditugas karyakan sebagai Senior Spesialis Keuangan Divisi Keuangan Korporat PLN.

Kemudian menjadi Kepala Divisi Pendanaan dan Asuransi Indonesia Power.

Mendapat penugasan sebagai Sekretaris Dewan Komisaris PT Cogindo Daya Bersama.

Selain itu juga Inten aktif di Sekretariat Working Group 1 Generation & Renewable Energi HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities, Authorities).

Sementara itu, ada juga pergeseran yang dilakukan.

Djoko Abumanan akan menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN.

Sedangkan Syamsul Huda menjabat sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi merangkan menjadi Direktur Bisnis Regional Kalimantan.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan Machnizon digeser menjadi Dirut PJB.

Susunan baru direksi PLN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) kembali merombak jajaran direksi PT PLN (persero). Kali ini kementerian yang dipimpin Rini Soemarno itu mengangkat Sripeni Inten Cahyanisebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN sekaligus merangkap sebagai Direktur Pengadaan Strategis satu. Keputusan ini berlaku sejak 2 Agustus 2019.

Sebelumnya, jabatan Plt Direktur Utama PLN dijabat oleh Djoko Raharjo Abumanan.

“Surat Keputusan diberikan oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Aloysius Kiik Ro di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat,” ujar Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/8/2019) dikutip dari Kompas.com.

Dengan perubahan diatas maka susunan Direksi PLN sebagai berikut:

1. Sripeni Inten Cahyani sebagai Plt. Direktur Utama PLN merangkap Direktur Pengadaan Strategis 1;

2. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2.

3. Sarwono Sudarto sebagai Direktur Keuangan;

4. Muhamad Ali sebagai Direktur Human Capital Management;

5. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Perencanaan Korporat;

6. Amir Rosidin sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah

7. Supangkat Iwan Santoso sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara;

8. Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat.

9. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan

10. Ahmad Rofiq sebagai Direktur Bisnis Maluku dan Papua;

11. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera.

Pucuk pimpinan PLN dijabat oleh pelaksana tugas direktur utama setelah Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia diduga terlibat dalam kasus korupsi yang tengah diusut KPK saat ini.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengenal Sosok Sripeni, 2 Hari Menjabat Plt Dirut PLN, Listrik Padam di Jakarta, Jabar dan Banten

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved