Kepala BP Batam Senang Batam Dipilih Jadi Tempat Penanaman Pohon Mangrove, Dihadiri Ibu Negara

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady senang, Batam dipilih menjadi tempat penanaman pohon Mangrove, Rabu (7/8) ini. Malah, Ibu Nega

Kepala BP Batam Senang Batam Dipilih Jadi Tempat Penanaman Pohon Mangrove, Dihadiri Ibu Negara
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady senang, Batam dipilih menjadi tempat penanaman pohon Mangrove, Rabu (7/8) ini.

Malah, Ibu Negara Hj Iriana Jokowi dan Wakil Ibu Negara Hj Mufidah Jusuf Kalla, secara khusus datang untuk menanamnya.

Meski tak tahu pasti apa alasannya, Edy berharap lewat kegiatan penanaman itu bisa meningkatkan kesadaran dari masyarakat di Kepri, khususnya Batam, untuk menjaga kelestarian Mangrove.

Menurut pria yang pernah menjabat Staf Khusus Kemenko Bidang Perekonomian ini, Mangrove merupakan penyangga kehidupan. Perannya, tak bisa dianggap kecil. Tidak hanya sebagai penyangga pantai dan binatang laut.

Iriana Jokowi ke Batam, Anak Nelayan: Pak Presiden, Tolong Lindungi Hutan dan Pantai Kami

Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla Kunjungi Batam, Lihat Foto-foto Persiapan Penyambutannya

Video-BESOK, Rabu (7/8) Iriana Jokowi Bakal Masuk Rawa Tanam Mangrove di Batam

"Tapi juga untuk menjaga supaya jangan ada pemanasan serta menjaga, melestarikan kehidupan orang pesisir," kata Edy, Selasa (6/8).

Ia melanjutkan, salah satu konsentrasinya semenjak diberi amanah menjadi Kepala BP Batam, yakni menjaga ekosistem yang ada di Batam. Itu selain tugas membenahi tata kelola, kemudian front liner dan hal lain yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

Tema ILC TV One Malam Ini, PLN Sekarat, Listrik Mati, Rocky Gerung: Mengapa Istana Makin Gelap

Gara-gara Mie Instan, Pemilik Warung dan Anaknya dibacok Hingga Tewas, Begini Kronologinya

"Dan ekosistem ini tidak hanya pelabuhan, sumber daya manusia. Tapi juga bagaimana kelestarian orang melihat Batam ini, dan potensinya nggak rusak," ujarnya.

Soal menjaga ekosistem ini, Edy menilai, pengawasan dan penegakan hukum juga memegang peranan penting. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved