Breaking News:

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Akan Gelar Sidang Tiga Perkara di Kota Batam

Sidang ini terkait tiga perkara, yakni nomor perkara 157-PKE-DKPP/VI/2019; 180-PKE-DKPP/VII/2019 dan 181-PKE-DKPP/VII/2019.

Penulis: Anne Maria | Editor: Anne Maria
ist
Ketua dan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu 

TRIBUNBATAM.id- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) akan menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (12/7).

Sidang ini terkait tiga perkara, yakni nomor perkara 157-PKE- DKPP/VI/2019; 180-PKE- DKPP/VII/2019 dan 181-PKE- DKPP/VII/2019.

Teradu dari perkara 157-PKE- DKPP/VI/2019 adalah Ketua dan Anggota serta Sekretaris KPU Kota Batam yakni Syahrul Huda, Zaki Setiawan, Sudarmadi, Muhammad Sidik, Muliadi Evendi, dan AC. Herlambang.

Para Teradu diadukan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Batam, yakni Syailendra Reza IR, Bosar Hasibuan, Nopialdi, Mangihut Rajagukguk, dan Helmy Rachmayani.

Dalam pokok pengaduan, para Teradu diduga melanggar kode etik penyelenggara pemilu di antaranya adalah Pengadu menemukan petugas KPU Kota Batam membuka kotak suara yang telah disegel dengan alasan adanya kekurangan surat suara untuk tiga kecamatan di Kelurahan Tanjung Buntung.

Kemudian para Teradu melakukan pendistribusian logistik pemilu tersebut dengan cara diambil langsung oleh PPS atau PPK ke gudang logistic KPU Kota Batam tanpa memberitahu Pengawas Pemilu dan pihak keamanan.

DKPP Ingatkan Pedagang Sapi Kurban, Ini Bahaya Bila Mengkonsumsi Sapi Betina yang Sedang Bunting

Komisioner Bawaslu Batam Diberhentikan DKPP, Ini Penjelasan Komisioner Bawaslu Kepri

DKPP Akan Periksa Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang di Batam, Ini Sebabnya

12 Kontainer Sampah Rusak, Sampah Berserakan. Walikota Pinang Minta DKPP Cari Akal!

Sedangkan perkara 180-PKE- DKPP/VII/2019, Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Batam menjadi Teradu.

Mereka adalah Syailendra Reza IR, Bosar Hasibuan, Nopialdi, Mangihut Rajagukguk, dan Helmy Rachmayani.

Mereka diadukan oleh Elisman Siboro yang kemudian memberi kuasa kepada Imanuel Dermawan Purba (advokat).

Para Teradu diadukan kerena diduga seringkali mengabaikan laporan masyarakat yang masuk dan tebang pilih.

Kemudian pada perkara nomor 181-PKE- DKPP/VII/2019, Ketua dan Anggota KPU Prov. Kepulauan Riau menjadi Teradu.

Mereka adalah Sriwati, Arison, Widiono Agung, Priyo Handoko, dan Parlingdungan Sihombing.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 8 Agustus 2019, Gemini Butuh Liburan, Virgo Bersabar, Leo Awas Penipu

UNGKAP Fakta Tewas Tenggelam Saksi Kunci Kasus Prada DP, Keluarga Curiga Sampai Makam Dibongkar

Ramalan Zodiak Asmara Hari Ini Kamis 8 Agustus 2019, Aries Gengsi, Capricorn Kurang Perhatian

Enzo Taruna Akmil TNI Blasteran Prancis Kini Sedang Tersandung Masalah, Lihat Postingan Facebook

Teradu lainnya adalah Ketua dan Anggota KPU Kota Batam, Syahrul Huda, Zaki Setiawan, Sudarmadi, Muhammad Sidik, dan Muliadi Evendi.

Pengadu dalam perkara tersebut adalah H. Syamsuri calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved