Tunjukkan Kekuatan, 12.000 Polisi China Ikuti Latihan di Perbatasan Hongkong

Otoritas China adakan latihan pada 12.000 polisi China di daerah perbatasan Hongkong. Tujuannya untuk memberikan peringatan demonstran di Hongkong.

Tunjukkan Kekuatan, 12.000 Polisi China Ikuti Latihan di Perbatasan Hongkong
Instagram/gretalam
Ilustrasi demo di Hongkong 

TRIBUNBATAM.id - Menanggapi aksi unjuk rasa yang semakin ricuh, Otoritas China menggelar latihan 12.000 polisi China di perbatasan negara tersebut.

Selain untuk memperlihatkan kekuatan Otoritas China, cara ini diduga kuat adalah cara Pemerintah China menyampaikan peringatan kepada para demonstran di Hongkong.

Latihan 12.000 polisi China ini diselenggarakan di kota Shenzhen, China Selatan, yang berbatasan dengan kota semi-otonom itu.

Kerusuhan di Hongkong Terus Berlanjut, Polisi Berhasil Menahan 148 Demonstran

Menolak Mundur, Carrie Lam Nyatakan Aksi Unjuk Rasa Telah Hancurkan Hongkong

5 Cara China Tanggapi Kerusuhan di Hongkong, Tegaskan Lindungi Kedaulatan

Gelaran latihan besar-besaran itu langsung menarik perhatian di dunia maya, karena kemiripannya dengan bentrokan yang sedang berlangsung di Hong Kong.

Sebuah rekaman latihan menunjukkan pasukan polisi yang menghadap ke arah "pengunjuk rasa" yang mengenakan topi konstruksi dan masker, mirip dengan massa demonstran di Hong Kong.

Saat kerumunan massa itu mulai menyerang polisi dengan tongkat panjang, para petugas mulai mendorong balik dengan perisai anti-huru hara dan menembakkan gas air mata.

"Seluruh pasukan polisi di Shenzhen selalu siap!" tulis pihak kepolisian dalam sebuah posting online tentang latihan pada Selasa lalu, yang disebut melibatkan hingga 12.000 petugas polisi.

Video tersebut menjadi yang kedua dirilis otoritas China dalam waktu kurang dari seminggu, yang menunjukkan kemampuan pihak keamanan China dalam menindak aksi demonstrasi, sehingga makin memicu spekulasi tentang kemungkinan akan adanya intervensi dari polisi dan militer daratan ke Hong Kong.

Sebelumnya, militer China, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) juga telah merilis video propaganda yang memperlihatkan latihan pasukan bersenjata dalam menghadapi aksi unjuk rasa di Hong Kong.

Sementara tentang latihan polisi di Shenzhen, meski menunjukkan kemiripan dengan situasi yang tengah terjadi di Hong Kong, pihak kepolisian menyebut latihan itu diselenggarakan sebagai langkah keamanan publik menjelang perayaan 70 tahun Republik Rakyat China di bulan Oktober.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved