Cara Mudah Merawat Aki Basah Biar Enggak Cepat Rusak

Baterai atau biasa dikenal dengan aki merupakan komponen yang berfungsi penting di mobil.

Cara  Mudah Merawat Aki Basah Biar Enggak Cepat Rusak
Ryan/gridOto.com
tips mudik lebaran, perhatikan kondisi aki 

TRIBUNBATAM.id - Baterai atau biasa dikenal dengan aki merupakan komponen yang berfungsi penting di mobil.

Beberapa tipe mobil masih menggunakan aki konvensional atau aki basah.

Penggunaan aki basah ini memerlukan perawatan agar kinerjanya selalu maksimal.

Sebagaimana kita ketahui, aki yang bagus akan membuat komponen bekerja dengan normal seperti untuk penyalaan mesin atau starter.

Untuk itu, GridOto.com bertanya langsung Syahrudin selaku GSBattery Technical Advisor PT Astra Otoparts.

 

Benda Kecil Ini yang Selalu Dibawa Valentino Rossi untuk Keberuntungan

HP ANDROID 2019 - Begini Perbedaan Desain Antara Oppo K3 dan Realme X

Ramalan Zodiak Besok Sabtu 10 Agustus 2019, Scorpio Impianmu Terwujud, Pisces Dipuji Langsing

HAPE ANDROID 2019 - Samsung Galaxy A10 vs Redmi 7A, Hape Sejutaan yang Mumpuni

 

perhatikan kuantitas air aki
ryan/gridoto.com, perhatikan kuantitas air aki

Dirinya menyebutkan setidaknya ada tiga poin penting dalam merawat aki basah.

"Aki basah atau di GS disebut baterai tipe Premium memang masih butuh perawatan setidaknya di tiga poin utama yakni menjaga level air aki agar selalu terjaga, kedua perawatan di terminal aki, dan yang ketiga baterai harus dalam kondisi bermuatan listrik walau mobil ditinggal lama," ucap Syahrudin.

Pada poin pertama, menjaga air aki tetap dalam kondisi penuh untuk mencegah elemen pelat kering dan tidak bisa menghasilkan muatan listrik sebagaimana mestinya.

Air aki harus dilakukan pengecekan berkala dan pastikan volumenya berada di batas antara lower level dan upper level .

Yang kedua pentingnya menjaga terminal aki agar muatan listrik yang diberikan aki tidak terhambat oleh jamur yang biasanya berwarna putih.

terminal aki juga perlu diperhatikan
ryan/gridoto.com, terminal aki juga perlu diperhatikan

Hal ini wajar karena proses oksidasi oleh aki yang kemudian menempel di terminal aki.

Bersihkan kotoran ini secara berkala agar aliran listrik dari akitetap baik.

"Untuk yang ketiga, kalau mobil ditinggalkan lama atau jarang dipakai akan lebih baik bila muatan listrik aki dalam kondisi penuh, ini untuk menghindari aki cepat soak dan pasti akan sulit untuk di-charge kembali," tambahnya.

Bisa dengan dilakukan charge terlebih dahulu atau saat mobil hidup maka muatan listrik aki akan otomatis terisi.

Bila ketiga poin utama itu dijaga aki basah akan memiliki umur yang lebih lama dibanding tidak dirawat.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved