Terlilit Utang Rp 1 Juta, Pria di Tanjungpinang Ini Terpaksa Curi Laptop, Begini Akhir Ceritanya

Kalpison terpaksa mencuri laptop karena terlilit utang sebesar Rp 1 juta.Begini akhir ceritanya.

Terlilit Utang Rp 1 Juta, Pria di Tanjungpinang Ini Terpaksa Curi Laptop, Begini Akhir Ceritanya
TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra
Kalpison(37) mencuri laptop di pusat Al-Qur'an Indonesia di kawasan kompleks rumah toko (Ruko) Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauamln Riau (Kepri). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kalpison(37) mencuri laptop di pusat Al-Qur'an Indonesia di kawasan kompleks rumah toko (Ruko) Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauamln Riau (Kepri).

Dia terpaksa mencuri lantaran tengah terlilit utang.

Warga Teluk Kuantan ini sudah kebingungan melunasi utang sebesar Rp 1 juta kepada temannya.

"Khilaf saya mencuri.
Karena teman saya nagih terus uangnnya," kata Kalpison di Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur, Jumat (09/08/2019).

Dugaan Pencurian Umur di Piala AFF U15 2019, AFF Putuskan Timor Leste Tak Terbukti Bersalah

Nekat Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca, Jebolan Indonesian Idol ini Diringkus dan Ditembak Polisi

2 Pelaku Pencurian Dibekuk Polisi, Sering Beraksi di Kawasan Sagulun dan Batuaji

2 Pelaku Pencurian Nyaris Dihajar Massa, Sempat Curi Laptop di Pondok Pesantren

Dia menuturkan, utang tersebut sebenarnya sudah harus dibayar selama tiga bulan lamanya.

"Kebetulan pada subuh itu, saat nongkrong di samping kantor tersebut, melihat penjaga pergi salat.
Kantor pun berada dalam keadaan tidak terkunci, jadi langsung masuk,dan ambil barang yang bisa cepat di jual. Kebetulan ada laptop nampak, langsung ambil 4 unit," kata Kalpison.

Baru 4 bulan bebas dari Lapas Kelas II A Barelang Batam, Rian (33) dan Koko (35) berhasil melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 30 kali.
Baru 4 bulan bebas dari Lapas Kelas II A Barelang Batam, Rian (33) dan Koko (35) berhasil melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 30 kali. (TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG)

Dia melanjutkan, setelah berhasil mengambil laptop. pria yang bekerja tukang pangkas rambut di kawasan Bintan Center ini menyembunyikannya di sebuah gudang kosong, tak jauh dari kantor tersebut.

"Saya simpan dengan dibungkus plastik.
Belum sempat dijual, saya takut dicari polisi, saya pergi ke Jambi," ujar Kalpison sambil menundukkan kepala.

Disergap Polisi Saat Dipijit 2 Wanita di Hotel, 1 Pelaku Pencurian Kabur, 3 Orang Diamankan

VIRAL, Seorang Anak Kecil Jadi Korban Pencurian Saat Lagi BAB di Depan Rumah

Gagalkan Aksi Pencurian, Ketua PPP Batanghari Gun Harapan Meninggal Dunia, Warga Rusak Kantor Polisi

Soal Kasus Pencurian Plat Baja, Berkas Andi Cori - Andri Usman Sudah P21, Siap Ikut Jejak Julianta?

Kalpison pun harus menanggung semua perbuatannya, dan berhadapan dengan hukum.

Dia yang memiliki keluarga dengan seorang anak ini pun, kini harus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Polsek Tanjungpinang Timur. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved