Enzo Terbelit Isu Dugaan Terpapar HTI, Kepala Sekolahnya Saat SMA Angkat Bicara & Berikan Jaminan

Enzo diterpa isu dugaaan terpapar HTI, sang Kepala Sekolahnya waktu masih angkat bicara dan berikan jaminan

Enzo Terbelit Isu Dugaan Terpapar HTI, Kepala Sekolahnya Saat SMA Angkat Bicara & Berikan Jaminan
tniad.mil.id
Enzo Zenz Allie (18) yang dinyatakan lulus menjadi Calon Taruna (Catar) Akmil itu, saat ditanya oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dirinya mengatakan ingin menjadi prajurit Infanteri dan Kopassus 
Enzo Diduga Terpapar HTI, Kepala Sekolahnya Saat SMA Angkat Bicara dan Berikan Jaminan
TRIBUNBATAM.id - Sosok Enzo Zenz Allie, remaja blasteran Prancis yang masuk Akmil TNI dan ingin menjadi kopassus menjadi sangat fenomenal pasca viral di media sosial.
Enzo Zenz Allie Disebut terpapar Radikalisme dan HTI dan setelah kakak angkatnya, giliran Kepala Sekolahnya di SMA bersuara dan berikan jaminan.
Mengutip Kompas.com, Rabu (7/8/2019) pemberitaan mengenai Enzo Zenz Allie terus disorot media hingga kali ini ada isu jika dirinya terpapar radikalisme.

Adanya isu ini membuat Kepala Sekolah SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Deden Ramdani angkat bicara.

Deden menuturkan, Enzo yang merupakan lulusan SMA Pesantren Unggul Al Bayan yang terletak di Kabupaten Serang, Banten, jamin mantan anak didiknya itu cinta NKRI.
Panglima TNI wawancarai Ananda Enzo, calon taruna Akmil keturunan Perancis.
Panglima TNI wawancarai Ananda Enzo, calon taruna Akmil keturunan Perancis. (YOUTUBE)


"Enzo tidak lah, bersih. Sudah jelas masuk Akmil saja lolos tes ideologinya. Enzo Pancasilais dan cinta NKRI," kata Deden saat ditemui di SMA Al Bayan, Rabu (7/8/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.

Deden mengungkapkan jika ketetapan Enzo memilih menjadi WNI adalah karena ia ingin jadi prajurit TNI.

Saat masih berstatus siswa di SMA Al Bayan, Deden mengungkapkan jika Enzo banyak menerima pemahaman mengenai nilai-nilai NKRI seperti mengikuti upacara bendera setiap Senin.

Selain itu Enzo juga mendapat mata pelajaran PPKN dan bahasa Indonesia tambahan.

Sudah penuhi syarat masuk Calon Taruna Akmil TNI.

Enzo Taruna Akmil TNI Blasteran Prancis Kini Sedang Tersandung Masalah, Lihat Postingan Facebook

Jika Terbukti Dukung HTI, Menhan Ryamizard Ryacudu Minta TNI Berhentikan Enzo Zenz Allie


Komandan Jenderal Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan, meski berdarah Perancis, Enzo Zenz Allie, calon taruna Akmil 2019, sudah berstatus warga negara Indonesia (WNI).
Panglima TNI Puji sosok Enzo Zenz Allie, Menhan Ryamizard Ryacudu Minta Lakukan Penyelidikan
Panglima TNI Puji sosok Enzo Zenz Allie, Menhan Ryamizard Ryacudu Minta Lakukan Penyelidikan (Wartakota/Tribunnews)


Status kewarganegaraan menjadi syarat utama seseorang dapat diterima sebagai capratar Akademi TNI.

"Jelas sudah (WNI), kalau enggak warga negara Indonesia, enggak boleh dong walaupun wajahnya bule," katanya seusai upacara pembukaan pendidikan dasar kemitraan caprabhatar Akademi TNI-Akpol Tahun 2019 di Lapangan Sapta Marga, kompleks Akmil, Kota Magelang, Selasa (6/8/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.(*)
Sementara itu, Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menegaskan calon penyelenggara negara dan aparat keamanan harus steril dari ideologi yang berbeda dengan Pancasila dan NKRI.

Wawan menilai sangat berbahaya apabila ada calon prajurit TNI yang tidak steril dari ideologi yang berbeda dengan ideologi negara.

"Seorang punya cita-cita ok saja namun semua pihak harus pahami bahwa untuk seorang penyelenggara negara dan aparat keamanan harus steril dari ideologi yang berbeda karena sangat rentan," ujar Wawan dalam diskusi bertajuk 'Enzo, Pemuda, dan Kemerdekaan', di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019) dilansir Tribunnews.

 
Enzo Akmil
Enzo Akmil (Tribunnews/ist)
 

"Mental ideologi tidak bisa menjadi pertaruhan. Ada aparat keamanan di Poso berbelok ideologi, lalu di Aceh juga ada seperti itu dan dipecat," katanya.

Wawan menilai mental ideologi negara sangat penting bagi penyelenggara negara dan aparat keamanan karena menyangkut kebijakan dan politik yang akan diambil yang bersangkutan ketika memimpin karena menyangkut kepentingan masyarakat.

Menurut dia, Pancasila dan NKRI harus menjadi pegangan utama bagi semua warga negara karena kalau tidak bisa menjadi momentum perpecahan muncul.

Namun dia menilai terkait persoalan Enzo Zenz Allie, dirinya menyerahkan kepada Tim Panitia Seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil) untuk melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan. (***)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Enzo Zenz Allie Disebut Terpapar Radikalisme, Kepala Sekolahnya Saat SMA Beri Jaminan, Ini Alasannya

Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved