Kick Starter di MotorMu Jadi Keras? Ini Penyebab dan Begini Cara Mengatasinya

Motor-motor baru di jaman sekarang memang sudah jarang yang cuma mengandalkan kick starter atau engkol untuk menyalakan motor.

Kick Starter di MotorMu Jadi Keras? Ini Penyebab dan Begini Cara Mengatasinya
hai
Ilustrasi kick starter motor 

TRIBUNBATAM.id - Motor-motor baru di jaman sekarang memang sudah jarang yang cuma mengandalkan kick starter atau engkol untuk menyalakan motor.

Starter elektrik dipilih karena penggunaannya lebih mudah dan efisien.

Meski begitu, kick starter tetap diberikan pada motor untuk digunakan dalam keadaan darurat, yaitu saat electric starter nggak berkerja atau aki dalam kondisi nggak optimal.

Namun saat menggunakan kick starter, nggak jarang pengguna malah kesusahan karena komponen tersebut menjadi keras atau macet.

Mengenai masalah tersebut, Technical Service Division Astra Honda Motor, Endro Sutarno, mengatakan bahwa itu terjadi karena pinion di kick starterkotor atau berkarat.

KETAHUAN, Ini 10 Seleb dengan Followers Palsu Terbanyak di Instagram

Inilah 7 Pemilik Rumah yang Menolak Digusur saat Ada Proyek, Akhirnya Begini Jadinya

Beli Mitsubishi Xpander bisa Bawa Pulang Emas 3 Gram dan Asuransi Kecelakaan

Gegara Tidak Mau Bangun Tidur untuk Ikuti Tes, Nenek Ini Panggil Polisi untuk Mengantarnya Sekolah

 

"Memang, kenyataannya hampir semua pengguna motor khususnya matik jarang menggunakan kick starter. Begitu ingin digunakan, keras. Hal ini dikarenakan bagian tersebut sudah kotor bahkan ada yang berkarat karena tanpa ada grease atau gemuk-nya," ujar Endro dikutip dari Kompas.com.

Kalau sudah mengalami hal tersebut, ia mengatakan untuk membersihkan bagian penghubung gir dengan memakai kuas dan angin bertekanan tinggi (kompresor).

Lalu dioleskan gemuk atau grease pada starter pinion dan alir gir supaya nggak keras lagi.

"Mudahnya datang saja ke bengkel atau diler. Karena bagian ini harusnya memang dirawat secara berkala setidaknya 6 bulan atau 8.000 kilometer walau jarang digunakan. Termasuk cek kembali bagian CVT-nya," ujarnya. (*)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved