Saat SD Kerap Di-bully, Angga Anak Penjual Gorengan di Boyolali Kini Raih Gelar Master di Skotlandia

Angga Fauzan, anak seorang penjual gorengan dari Cepogo, Boyolali, yang menorehkan prestasi gemilang di bidang akademik. Angga Fauzan berhasil meraih

Saat SD Kerap Di-bully, Angga Anak Penjual Gorengan di Boyolali Kini Raih Gelar Master di Skotlandia
TWITTER
Angga Fauzan, anak penjual gorengan yang raih gelar master 

Angga Fauzan sebelumnya tinggal di Jakarta, tepatnya di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Di sana ia bersekolah di SDN 05 Pagi Susukan.

Di Ciracas, ayah Angga Fauzan sempat berjualan jagung rebus, kacang, es buah dan sebagainya keliling pakai gerobak di kawasan TMII dan sekitarnya.

Kemudian ayah Angga Fauzan membuka lapak untuk berjualan ayam goreng.

Namun lapak ayah Angga Fauzan digusur oleh pemerintah kota. Ironisnya, penggusuran tersebut tanpa disertai kompensasi.

Hal ini membuat Angga Fauzan dan keluarganya pulang kampung ke Cepogo, Boyolali dan meninggalkan Ibu Kota selama-lamanya.

"Ya jadi bisa dibilang, karena korban penggusuran tanpa kompensasi jelas, kami pindah ke kampung halaman bapak di Boyolali. padahal di Jakarta aku sudah cukup nyaman dengan fasilitas dan teman-teman yang baik. Aku dulu SD-nya di SDN 05 Pagi Susukan. Pinggir kali tuh, pernah liat ular ngambang," kata Angga Fauzan melalui Twitternya, Senin (8/8/2019).

Tinggal di bekas kandang kambing

Di Cepogo, Boyolali, nasib baik tak jua datang menghampiri Angga Fauzan.

Ia terpaksa tinggal di bekas kandang kambing milik kakeknya yang terletak di pinggir kebun bambu.

"Jadilah rumah tripleks alas tanah dan semen seadanya yang kalau hujan pasti bocor di mana-mana, kalau angin tuh daun-daun bambu masuk semua," kata Angga Fauzan.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved