Kebakaran Hutan di Bintan Terjadi Lagi, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang Ancam Pelaku

Kebakaran lahan terjadi lagi di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (10/8/2019. Kapolres Bintan ancam warga yang membakar hutan.

Kebakaran Hutan di Bintan Terjadi Lagi, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang Ancam Pelaku
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Kebakaran lahan terjadi lagi di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (10/8/2019). 
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Kasus Kebakaran lahan hutan terjadi lagi di samping Jalan Uban Lama Kilomter 27 Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (10/8/2019).
 
Kebakaran itupun terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Penyebab kebakaran juga belum diketahui secara pasti.
 
Namun akibat kebakaran itu, sekitar 4 haktare lahan di pinggir Jalan Uban Lama Kilometer 27 habis terbakar.
 
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Khusus Kecamatan Gunung Kijang, Teluk Bintan dan Toapaya, Nurwendi menuturkan, kebakaran semak belukar ataupun lahan di wilayah Bintan memang sudah sangat sering terjadi. 
 
 
Bahkan memasuki bulan Agustus 2019 sudah dua kali terjadi kebakaran lahan.
 
Sekitar 8 haktare lebih lahan hutan terbakar dari dua kasus tersebut.
Kondisi sangat disayangkan karena selain menyebabkan polusi udara, kebakaranpun juga sangat merusak ekosistem hutan.
 
"Kami berharap kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, apalagi membakar lahan dengan sengaja dan itu sangat disayangkan," ucap Nurwendi, Minggu (11/8/2019).
 
Kasus kebakaran semak belukar dan lahan sudah sering terjadi di daerah Kabupaten Bintan beberapa hari belakangan ini.
Presiden RI Joko Widodo saat mengunjungi kebakaran hutan di Sumatera Selatan
Presiden RI Joko Widodo saat mengunjungi kebakaran hutan di Sumatera Selatan (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO)
Kebakaran itupun diduga ada unsur kesengajaan dari oknum yang ingin membuka lahan baru untuk berkebun.
 
Menanggapi kebakaran lahan yang sering terjadi, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bintan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Boy Herlambang juga mengimbau kepada masyarakat Bintan untuk tidak membakar hutan untuk keperluan membuka lahan kebun.
 
"Kita imbau masyarakat agar tidak membakar semak belukar maupun hutan untuk kepentingan membuka lahan kebun.
Karena itu tidak baik dan melanggar hukum,"ucap Boy.
 
Kebakaran lahan terjadi lagi di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Kebakaran lahan terjadi lagi di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (10/8/2019). (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
 
Boy melanjutkan, Juli hingga Agustus ini sudah termasuk musim kemarau.
 
Karena itu dia melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.
 
Kebakaran lahan dan hutan bisa merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat lainnya.
 
"Nah bagi masyarakat atau oknum yang sengaja membakar hutan akan  berhadapan dengan hukum," tegas Boy.
 
Dia juga menyebutkan, perihal kasus kebakaran hutan dengan sengaja, Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur dan Gunung Kijang sudah mengungkap dan mengamankan tersangka.
 
"Jadi bagi masyarakat kita harapkan tidak membakar hutan untuk membuka lahan.
Karena itu melanggar hukum dan akan tersangkut sanksi pidana," tandas Kapolres Bintan itu. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
 
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved